Cari Di sini !

Showing posts with label Info Halal. Show all posts
Showing posts with label Info Halal. Show all posts

Thursday, 28 July 2016

Apakah The Body Shop Halal? Liat dulu ulasannya

The Body Shop - Assalamualaikum, Manceman :D Meski telat, sebelumnya BCQ ucapkan Mohon Maaf Lahir Batin, ya. Maafkan kalau di blog ini ada kata-kata yang gak berkenan di hati, ada kata-kata yang nyindir, nyinyir, nyebelin, ngeselin, dan segala yang bikin hati gak enak deh, ya. Dan semoga segala amal ibadah kita sepanjang Ramadhan lalu, diterima Allah SWT, Ameen.

Sesuai dengan judulnya qonitas, aku bikin tulisan ini berdasarkan pertanyaan pembaca. Semenjak nulis blog ini,  pertanyaan yg masuk ke email memang gak jauh-jauh dari pertanyaan kehalalan suatu produk kecantikan.

Kalau produk kecantikan yang sudah mengantongi label halal dari MUI, ya gak ada masalah dan tidak perlu ada pertanyaan lagi. Tapi bagaimana dengan produk lainnya? Maka dari itu, ada saja yg bertanya mengenai kehalalan produk ini, produk itu, dan yang terbanyak adalah mengenai kehalalan produk dari The Body Shop.

The Body Shop


Beberapa pertanyaannya sbb:
  • TBS halal ga?
  • Yakin tuh produk TBS halal, kan masih mengandung gliserin, bla...bla... (menyebutkan beberapa kandungan syubhat, kandungan yg bisa berasal dari hewan dan bisa juga berasal dari tumbuhan dan sintetik).
  • Gimana dong, produk TBS yang aku pake ada alkoholnya... Alkohol yang digunakan TBS termasuk yang halal apa enggak?
  • dll

Kalau aku cermati dari email-email yang masuk mengenai kehalalan produk kosmetik, aku rasa Muslimah sekarang udah pada pinter dan kritis. Mereka yang peduli dengan kosmetik halal, gak semerta-merta percaya dengan kehalalan produk berlabel 'natural' 'green' 'herbal' dll. Karena apa? Natural belum halal.

Misalnya gini, PRODUK *KOSMETIK NATURAL A, semua zat aktifnya betul 100% berasal dari ekstrak tumbuhan, tapi apakah zat pendukung lainnya yakin bebas hewan dan alkohol khamar? Bisa saja Gliserin-nya berasal dari hewan yang haram (babi atau sapi yang tidak disembelih secara syari) atau alkoholnya berasal dari industri khamar.

*Oiya, ngomong-ngomong, yang disebut dengan kosmetik (menurut ilmu kosmetologi) bukan cuma produk make-up aja ya, tapi meliputi skincare, bodycare, nail, foot, hair, dan usaha lain untuk merawat kecantikan luar. Soalnya banyak yg mengira kosmetik = produk makeup saja.
 
back to topic.

The Body Shop menurutku salah satu produk yang bisa menjadi alternatif kosmetik-kosmetik yang sudah mengantongi sertifikat halal resmi, karena:
  1. 100% vegetarian
    ...We never test on animals, and all our products are 100% vegetarian. We campaign with passion on issues close to our heart, because activism is in our blood. We always keep people, animals and the planet in mind. So when you shop with us, you are choosing... (sumber: http://www.thebodyshop.co.id/tbs/4/1-About%20The%20Body%20Shop.html)

    Untuk alternatif kosmetik halal, memang paling tepat kalau kita memilih poduk kosmetik vegan atau vegetarian. Kalau vegan, unsur kosmetiknya 100% bebas konstituen hewan bahkan bebas susu dan madu sekalipun, semuanya berasal dari tumbuhan dan sintetik. Kalau Vegetarian, bebas hewan 100% tapi masih menggunakan bahan yg behubungan dengan hewan (namun dihalalkan), misalnya: susu, madu, beeswax, royal jelly, lanolin wool domba, dan pewarna serangga (konon serangga tidak dikategorikan 'animal' menurut beberapa pendapat).

  2. Alkohol yang digunakan berasal dari industri non-khamr
    ...The Ethyl Alcohol is present as a solvent and is not intended for intentional ingestion and intoxication. Moreover, all Ethyl Alcohol used in our products is denatured as required by the regulatory authorities in every Market, in which we trade; this renders the Ethyl Alcohol as unsuitable for consumption. The Ethyl Alcohol is manufactured as a synthetic chemical and not by the alcoholic beverage industry. In view of this, our products containing Ethyl Alcohol have been allowed to be sold in all Markets, in which we trade, including those with a predominantly Muslim population.
    All other ingredients with the word ‘Alcohol’ in their names are not used in the alcoholic beverages for the purposes of intoxication, have significantly different chemical structures to Ethyl Alcohol and are well established cosmetic ingredients that are fully compliant with Halal requirements...
    (sumber: http://www.thebodyshop.com.hk/en/faqs_product.aspx)

    See? Berarti alkohol yg digunakan adalah alkohol yg sudah didenaturasi, bukan berasal dari beverage industry alias industri khamar (alkohol yang diproduksi untuk dikonsumsi dan intoxication (baca: mabuk) ).

    Alkohol jenis tersebut sudah memenuhi pernyaratan halal bila digunakan untuk kosmetik. Sesuai fatwa MUI, ada 2 syarat alcohol diperbolehkan ada di dalam kosmetik:
    1. Alkohol tersebut tidak berasal dari industri khamar (maksudnya, alkohol yang sengaja dibuat untuk minuman yang memabukkan)
    2. Alkohol tersebut tidak membahayakan kesehatan (madharatnya lebih besar)

Ada yang tanya, kenapa di situs TBS indo gak ada keterangan tentang alkoholnya. Harusnya sih TBS Indonesia mencantumkan dengan sejelas-jelasnya, secara Indonesia itu Muslimnya paling banyak. Tapi, memang tidak semua situs TBS mencantumkan rincian FAQ secara lengkap, pertanyaan mengenai alkohol TBS pun aku dapat dari TBS Hongkong *garukkepala.

Kabar dari Moslem Consumer Group (MCG)

Ada beberapa readers yg pernah email dan komen tentang kabar kehalalan TBS di Moslem Consumer Group (MCG). Mereka bertanya setelah membaca berita dari MCG mengenai TBS yang berbunyi seperti ini:
A sist has provided a e-mail to MCG from The Body Shop Company (reference Number 63461) where company claimed to use gelatin either from pork or non zabiha beef, Shellac which might be dissolved in alcohol. The Body Shop products are not recommended to be use by Muslims. March 17, 2013
http://www.muslimconsumergroup.com/cosmetic.html

Nah, bagaimana tanggapanku?

Jawabanku: Gak masalah, aku tidak terpengaruh dengan kabar MCG, karena:

        Silahkan baca poin mengenai 100% vegetarian dan Kehalalan alkoholnya di postingan ini.
        Fatwa di negara lain mengenai alkohol iu berbeda. Banyak negara yg mengharamkan 100% alkohol dalam kosmetik tanpa terkecuali. Sedangkan di Indonesia, kita mengikuti fatwa dari MUI, yg membolehkan alkohol/ethanol yg tidak berasal dari industri khamar.

        Jadi, gak heran, kalau muslim di luar Indonesia akan berpendapat haram saat melihat ethanol dalam ingredient kosmetiknya. Bahkan, MUI menghalalkan pewarna carmine (pewarna serangga yg bisa digunakan untuk kosmetik), yang mana oleh MCG dan banyak muslim lain pewarna tersebut diharamkan.

        Makanya, di MCG kalau ada kosmetik yang mengandung Carmine, pasti masuk kategori haram. Sedangkan kosmetik lokal yang sudah mengantongi sertifikat halal seperti Sariayu, masih bisa kita temukan pewarna carmine di daftar ingredientnya. Ya, berbeda pendapat menganai permasalahan khilafiyah itu gak masalah kan? Gak usah berantem, hehe.

        Kalau TBS, ternyata mengingkari janjinya untuk 100% vegetarian dan menggunakan alkohol yang dibenarkan, bukan hal yg mustahil kalau produknya akan diboikot jutaan Vegetarian, pecinta binatang dan Muslim yang sudah percaya dengan janji mereka. Dan yang pasti, Cruelty Free International nya dicabut. Karena kita tahu kan, produsen itu bisa sukses menjual produknya berdasarkan  kepercayaan dari konsumen.

        Kalau masih tidak percaya, itu terserah pilihan masing-masing. Kalau memang melakukan kebohongan besar, itu bukan urusan kita lagi dong, itu urusan TBS dengan Tuhan, hehe.  Kita sih selaku manusia percaya-percaya saja dengan mereka. Sik asiiikk... :D

        Aku sudah mengikuti perkembangan MCG sejak lama. Meskipun MCG bisa jadi informasi yang bermanfaat untuk Muslim yang tinggal di USA dan Canada sana, ada yang disayangkan dari MCG. Mereka sering tidak menindaklanjuti email-email pembaca yg masuk ke mereka/gak ditelisik lagi keabsahannya.

        Kalaupun pada akhirnya ditindaklanjuti, lumayan lama juga terbit update nya. Ada bagusnya, mereka SEGERA cross check langsung ke produsen produk yang bersangkutan. Jadi, sering informasinya berasal dari laporan email pembaca, "A sister/brother bla...". Nah, kabar beritanya sering stuck di situ. Kan, untuk urusan seperti ini, kita gak cukup berhusnuzhan ke sesama muslim, tapi harus langsung Tabayyun. Dalam Islam, Tabayyun atau konfirmasi itu penting, biar tidak merugikan satu pihak saja.

          Bonus: Produk The Body Shop, Gagal vs Cocok

          Ada banyak produk TBS yang kucoba, tapi yang gagal banyak juga, haha. Misalnya, beberapa produk sabun cair, lipbalm Born Lippy, aneka lip butternya, Seri Vitamin E, Seaweed, Facial wash seri Tea Tree, AIO Foundation, AIO foundation powder, Shiso BB (nyoba sample). Kadang, ada beberapa yang beberapa produknya memiliki efek yang serupa dengan beberapa produk lokal, misalnya body butter dan body scrubnya.

          Kalau kubandingkan, ya efeknya 11-12 lah, gak ada Body Butter atau Body Scrub TBS yang efeknya heboh gimana gitu. Tapi aku akui Body Butter dan Body Scrubnya enak-enak banget wanginya. Dan untuk urusan zat aktif, tentunya banyak produk lokal yg gak kalah bagusnya.

          Tapi, banyak juga yang sekali coba langsung sukses, sampai repurchase, misalnya: White Musk EDP, White Musk Libertine EDT. Wewangian musk mereka itu memang tidak asli Musk, tapi justru musk yg seperti itu yg kucari. Karena, kalau Musk asli pasti berasal dari kelenjar rusa jantan (menjangan), yang akhirnya mungkin tidak halal karena cara mengambilnya memang tidak melalui proses sembelihan.

          Satu lagi, wewangian dari seri Japanese Cherry Blossom (aku pake body mist nya). Untuk perawatannya, aku suka dari seri Cocoa, Coconut Shower Cream, Vitamin C Face Spritz, Aloe Toner, Cucumber Toner. Aroma dari seri Moroccan Rose juga syuka, tapi kemarin aku cari kok gak ada, discontinue ya??

          Kemudian untuk TBS tools beberapa yg aku suka ada:  Powder Brush, Eyebrow brush, Kabuki Brush, Bath Brushes nya (terutama yg cactus), Nail Buffer, Bath Gloves, Bath lili. Nah,untuk tools, TBS emang punya kualitas bagus, dan yg penting AWET banget. Jadi, belipun gak nyesel karena bisa jadi investasi yg bagus. Yang pernah bikin aku kecewa kayaknya cuma Eyelash curlernya.

          Dan selama 2013, ada beberapa produk TBS yg jadi favoritku. Beruntung, sekali nyoba langsung cocok:

          Oke, sepertinya penjelasan mengenai kehalalan produk The Body Shop sudah cukup jelas. Ngomong-ngomong, apa produk TBS favorit kalian?
          Wassalam, Love, Momzhak

          Thursday, 5 March 2015

          Info Kosmetik Halal 2015

          Info Kosmetik Halal 2015 - Alhamdulillah, setelah ngubek-ngubek direktori halal LPPOM MUI dan buka-buka beberapa Juornal Halal, akhirnya selesai juga rangkuman kosmetik halal tahun 2015! :D

          Postingan kali ini kutulis dengan format yang agak beda dari tulisan 'info halal' sebelumnya. Tujuannya ya biar lebih rapi aja.

          Jadi, info kosmetik halal 2015 ini, akan dikelompokkan berdasarkan nama Produsen, misalnya PT Paragon (Wardah), Martina Berto TBK (Sariayu, dkk). Soalnya, satu produsen bisa memiliki lebih dari satu brand yang hampir semuanya teregistrasi di badan halal, dan kesemuanya itu memiliki no. sertifikat yang sama. Jadi kalau nulis berdasarkan brandnya, kayaknya kurang praktis. Dan gak lupa, sekaligus sudah kucantumkan juga expired date sertifikatnya.

          Yuk, silahkan dibaca, semoga bermanfaat :))
          __________


          PT. PARAGON TECHNOLOGY


           Produk: Wardah
          Nomor Sertifikat : 00150010680899
          Berlaku hingga : 15 July 2016
          Note: sebenarnya PT Paragon juga memproduksi Make Over, namun sampai sekarang Make Over belum bersertifikat halal. Semoga saja someday Make Over ikut nyusul ber-SH ya :)
          Btw, pas lagi ngubek direktori halal, aku lihat beberapa produk terbarunya Wardah, seperti eyeXpert, trus ada juga produk hair care yang belum dilaunching. Dan jadi perhatian adalah Wardah Crystallure Lipstick, nah itu lipstik yang mana ya? Produk barukah? Hmh, bisa berabe nih kalau udah urusan lipstik :P *kekepdompet
          __________

          PT. MARTINA BERTO TBK - MARTHA TILAAR GROUP


          Produk: Sariayu, Sariayu Hijab, PAC, Caring Colours, Belia, Biokos Men 
          Nomor Sertifikat : 00150061130312
          Berlaku hingga : 10 June 2016
          Note: Ada pembaca yang bertanya, apakah Dewi Sri Spa dan Biokos yang satu grup dengan Martha Tilaar sudah ber-SH. Jawabannya belum. Karena sampai sekarang aku belum menemukan satupun berita mengenai label halal Dewi Sri Spa dan Biokos. Kalau ada yang punya info tentang ini, boleh share di bawah, OK.
          __________ 

          PT. MUSTIKA RATU TBK


          Produk: Mustika Ratu, Mustika Ratu Simply Stay, Mustika Puteri, Moor's Proffesional Make Up, Biocell, Taman Sari Royal Heritage,  Biocell, Ratu Mas, Bask
          Nomor Sertifikat : 00150064300313
          Berlaku hingga : 05 March 2015
          Note: Ada pembaca yang tanya lagi, apakah Biocell Skin Care juga sudah mendapat sertifikat halal? Karena yang dulu aku tulis di sini mengenai info kehalalan biocell, baru produk Make Up nya saja yang ber-SH.
          Nah, kalau sekarang, Skin Care dari Biocell juga sudah berlabel halal kok. Agar lebih jelas, hayu sok mangga mampir ke direktori halal :)
          __________

          PT. KOSMETIKATAMA SUPERINDAH

          Produk: Inez, Inez 900
          Nomor Sertifikat : 07150010980811
          Berlaku hingga : 08 December 2015
          __________

          PT. FABINDO SEJAHTERA

          Produk: Rivera, Marck's Venus
          Nomor Sertifikat : 00150065080413
          Berlaku hingga : 16 April 2015
          Note: Marck's Venus berbeda dengan Marck's yang biasa, karena Marck's yang biasa adalah bedak yang di produksi Kimia Farma.
          __________ 

          PT. GLORIA ORIGITA



          Produk: Purbasari, Freya, Kanna, Soft White, Cleanface, 
          Nomor Sertifikat : 00150043050107
          Berlaku hingga : 28 August 2015
          Note: Untuk merek Soft White dan Cleanface, sampai saat ini pun aku belum pernah ketemu langsung wujudnya seperti apa. Mungkin ada yang sudah pernah pakai? Share it!  :)
          __________
           

          PT. REMBAKA


          Produk: La Tulipe, LT-Pro
          Nomor Sertifikat : 07150007640909
          Berlaku hingga : 08 December 2015
          __________

          PT. IMMORTAL COSMEDIKA INDONESIA


          Produk: Amaranthine, Mazaya, Immortal Cosmetoceutical, Actifem Fmale Hygiene, Aphroderma, Hydraline
          Nomor Sertifikat : 00150068420314
          Berlaku hingga : 04 March 2016
          Note: Aku baru tahu kalau Mazaya ternyata masih 'saudaraan' sama Amaranthine. Amaranthine itu lucu-lucu deh produknya, apalagi baked make-up nya. Oiya, Amaranthine juga pernah masuk MURI dengan jumlah macam produk kosmetik terbanyak, lho (400 macam)
          __________

          PT. SURYA DERMATO MEDIKA (SDM)


          Produk: Melanox (obat), Melanox Premium (skin care), Vitacid, Parasol Sunblock, Benzolac Acne Gel
          Nomor Sertifikat : 07150018931013 (kosmetik), 07140018921013 (obat)
          Berlaku hingga : 06 October 2015
          Note: Sebenarnya obat-obat keluaran SDM semua sudah bersertifikat halal. Tapi di sini aku hanya mencantumkan  beberapa obat yang biasa dipakai seperti Melanox, Vitacid dan Benzolac. Kalau mau tahu macam obat yang lain, bisa cek ke direktori halal, ya.
          Kalau golongan kosmetik SDM yang sudah ber-SH, baru Melanox Premium dan Parasol saja. Oiya, kalau Melanox Premium itu non-hydroquinone, so buat kalian yg anti banget sama Hq gak usah takut pakai Melanox Premium.
          __________

          CV. SEKAWAN 


          Produk: Moayu, Moz5, Pourvous 
          Nomor Sertifikat : 07300018030713
          Berlaku hingga : 18 July 2015
          __________

          PT. UNILEVER INDONESIA


          Produk: Pepsodent, Close Up, Citra, Lux, Lifebuoy, Dove (soap bar), Zwitzal (soap)
           Nomor Sertifikat : 00150002450899
           Berlaku hingga : 29 April 2016
          Note: Produk kosmetik dari Unilever ternyata banyak juga lho yang sudah bersertifikat halal. Tapi kalau dipikir-pikir, di rumah jarang banget ada produk merek Unilever, yang jadi daftar wajib di list belanja bulanan kayaknya cuma merk Wipol dan Kecap Bango :D
          Kalau pasta gigi, orang kan rata-rata pake Pepsodent, kalau aku sendiri lebih suka pakai Mustika Ratu Sirih (suami pake Oxyfresh). Tapi setelah lihat produk Close Up terbaru yang bisa mutihin gigi, jadi penasaran juga mau coba. Soalnya gigiku emang kekuningan karena ngopi dan minum teh tiap hari :D
          __________

          PT. L'OREAL INDONESIA


          Produk: Garnier Skin Natural (Pure Active, Light, Light Complete, Oil clear,  Garnier Men (Acnofight, Turbolight,
            Nomor Sertifikat : 00150069760714
            Berlaku hingga : 22 July 2016
          Note: Diam-diam Garnier juga sudah ber-SH ternyata. Dulu aku memang suka pakai Garnier, sekarang udah enggak, produk L'Oreal lain juga udah jarang pake (paling cuma The Body Shop aja). .
          __________

          PT Gondowangi Trdisional Kosmetika


          Produk: Natur, Miyagi
          Nomor Sertifikat : 00150065540613
           Berlaku hingga : 19 June 2015
          Note: Hmm, ini shampo gak usah ditanya deh! Udah paling cocok sama shamponya Natur.
          __________

          PT. Sparindo Mustika

          Produk: RDL (Papaya and Bengkoang series)
          No. Sertifikat: 00150069260614
          Berlaku hingga: 04 June 2016
          __________ 


          PT. ROHTO LABORATORIES INDONESIA


          Produk: Khalisa Lipcare
          No. sertifikat: 00150067940114
          Berlaku hingga: 29 January 2016
          __________ 

          Zoya Cosmetics

            
          Produk: Zoya Cosmetics
          Nomor Sertifikat: ?
          Berlaku hingga: ?
          Note: Kok nomor seretifikat halal Zoya Cosmetics masih tanda tanya, padahal di hampir semua produknya udah ada label halal, kan?
          Itu dia, aku juga bingung. Ada label halalnya, tapi setelah serach di direktori halal (baik cari pake merk maupun manufacture) semua gak ada yang cocok. Di Journal Halal juga belum lihat sepertinya. Hmm, ada yg bisa memberi informasi? :)
          __________

          Yang Belum Update

          Jadi, ada beberapa kosmetik halal tahun lalu namun sudah tidak tercantum lagi di direktori halal maupun Jurnal Halal LPPOM terbaru, kemungkinan masa berlaku SH nya sudah habis atau sedang dalam proses perpanjangan. Kosmetik tersebut adalah: Ristra, Trustee, Viva Queen, Viva Cosmetics, Red-A, Theraskin, Camilla, Vitalis. Tapi kalau ada yang mau membagi informasi mengenai label halal produk-produk tersebut, yuk mari dishare :)

          Love, Momzhak

          Monday, 21 October 2013

          Info Halal | BPOM Kembali Razia Ribuan Kosmetik Ilegal Berbahaya 2013 (Dan Opiniku)


          Assalamualaikum! qonitas ^^ 
          Hay, hay... tahu kan kalau hari ini (Senin 21/10), BPOM kembali melaporkan lagi ribuan KOSMETIK ILEGAL BERBAHAYA? Aku udah lihat berita tadi siang waktu jam istirahat, tapi pas buka internet kayaknya belum ada, nah pas aku cari sekarang baru ada deh. Nah ini beritanya:


          Metrotvnews.com, Jakarta: Sepanjang Januari-Juli 2013, Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) menemukan ratusan item kosmetika mengandung bahan berbahaya (BB) yang beredar di pasaran.

          Kosmetika mengandung BB yang ditemukan dari hasil pengawasan nonrutin terdiri dari 174 item yang terdiri dari 3.264 unit produk. Sedangkan dari pengawasan rutin terjaring 52 item yang terdiri dari 2.529 produk.

          “Kosmetik berbahaya ini banyak beredar di kota-kota besar seperti di Jakarta dan Surabaya,” sebut Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Kosmetik, dan Produk Komplemen Badan POM, Bahdar J. Hamid, di Jakarta, Senin (21/10).

          Menurut Bahdar, mayoritas kosmetik mengandung BB adalah yang dapat memberi efek untuk memutihkan kulit. Sayangnya, bahan yang dipakai sangat berbahaya, yaitu merkuri, hidrokinon dan asam retinoat.

          Beberapa gangguan kesehatan yang muncul akibat menggunakan produk-produk tersebut, adalah iritasi kulit, pengikisan kulit dan kerusakan ginjal. Selain di jual di toko kosmetik, beberapa produk dijual di klinik kecantikan dan toko online.

          Disamping menemukan kosmetik mengadung BB, Badan POM juga menemukan kosemtik tanpa izin edar (TIE). Berdasarkan hasil pengawasan nonrutin ditemukan 2.741 item TIE yang terdiri dari 25.462 unit. Sedangkan dari pengawasan rutin, ditemukan 1.265 item TIE yang terdiri dari 42.812 unit produk.

          Jika ditotal kosmetik TIE dan BB yang ditemukan Badan POM sepanjang Januari-Juli 2013 berjumlah 4.232 item atau sebanyak 74.067. Bahdar mengatakan, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, jumlah kosmetik TIE dan BB yang beredar di pasaran terus berkurang dari tahun ke tahun. Tercatat pada 2012 terjaring 4.625 item yang terdiri dari 142.033 produk dan 2011 sebanyak 4.884 item yang terdiri dari 123.242 produk.

          Bahdar menambahkan keseluruhan produk kosmetik TIE dan BB yang terjaring sudah ditarik dari pasaran dan dimusnahkan.

          "Memang untuk menjadikannya nol atau hilang sama sekali itu mustahil. Tapi yang penting jumlahnya selalu menurun, dan kesadaran masyarakat yang selalu meningkat," imbuh dia.

          Bahdar mengaku produk-produk tanpa izin edar dan mengandung bahan berbahaya tersebut kebanyakan ditemukan di Jakarta dan Surabaya. Selain itu, produk-produk itu didominasi produk-produk impor, salah satu pemasok terbesar adalah China. (Cornelius Eko)
          Sumber: http://www.metrotvnews.com/lifestyle/read/2013/10/21/11/189500/BPOM-Temukan-Ribuan-Produk-Kosmetik-Berbahaya


          Buat kalian yang melek teknologi dan selalu update infomasi, pasti menganggap berita di atas itu biasa saja. Dan memang gak akan pernah pakai barang yang keamanannya gak jelas, karena TAHU seperti apa bahaya yang ditawarkan.

          Tapi, jangan salah, yang namanya orang di luar sana gak semuanya blogger, beauty blogger atau orang-orang yang mengutamakan membeli produk yang udah jelas amannya. Ada jutaan perempuan indonesia yang masih mau tertipu mentah-mentah dan buta dengan kosmetik berbahaya. Buktinya, kosmetik China itu laku keras di pasaran dan stok selalu tersedia. Kalau habis (apalagi kalau permintaan pasar lagi tinggi), tidak diragukan barangnya akan datang lagi dan datang lagi! 

          Gak heran sih, kosmetik ilegal (terutama China) itu banyak peminatnya. Pertama, harganya murah. Kedua, kemasannya menarik (warna-warni bow!). Ketiga, banyak mendompleng merek-merek ternama, alias bikin produk KW. Keempat, hasil yang diberikan INSTAN! Woo...

          Saking murahnya, bisa bikin bulu merinding kalau denger harganya. Misalnya, palette eyeshadow 60 warna MAC palsu buatan China, dibeli dengan harga 80 rebu dari distributor. Distributor ambil untung mungkin bisa sampai 10-20 rebu. Nah, bayangkan berapa harga asli per paletnya? Mungkin gak nyampe seribu perak. Nah, berapa coba kira-kira modal produksi satu palet MAC palsu tersebut, mungkin gak nyampe gopek. Mau pingsan kan dengernya?

          Info kosmetik Halal
          sumber

          Untuk refreshing aja, ada beberapa zat yang harus dihindari dalam sebuah kosmetik bebas:


          Zat berbahaya

          Zat berbahaya ini merupakan racun yang sama sekali gak boleh masuk ke tubuh kita. Biasanya berupa logam berat (mercury/air raksa) yang disalahgunakan sebagai pemutih kulit, atau kimia sintetis lain yang memang kegunaannya bukan untuk manusia, misalnya pewarna tekstil Rhodamine dan Methylen Yellow. Nah, pewarna rodamin dan kuning metilen tadi sering dicurangi sebagai bahan pewarna untuk bedak, blush on, eyeshadow, aww ngeri deh!


          Obat-Obatan

          Yang namanya obat-obatan untuk perbaikan kosmetis, misalnya obat jerawat, obat flek dll (seharusnya) hanya boleh diberikan dengan resep dan digunakan dibawah pengawasan dokter. Soalnya, kalau enggak begitu (misalnya dijual bebas gitu aja), gak ada yang jamin kalau obat tersebut akan digunakan dengan indikasi tepat pada orang yang tepat juga. Misalnya, ibu hamil pakai kosmetik ilegal anti jerawat, ternyata isinya asam retinoat yang bahaya untuk janin. Nah, lo?

          Dan adapun beberapa bahan obat yang dalam prakteknya boleh digunakan untuk memeperbaiki kosmetik dengan pengawasan, tapi tidak boleh terkandung dalam kosmetik umum, antara lain:
          1. Hidrokinon 
          2. Tretinoin/Asam Retinoat
          3. Golongan steroid
          4. Resorcinol
          5. AHA Glicolic acid >10%
          6. Benzoyl Peroxide
          7. Clindamicyn
          8. dll
          Kalau misalnya ada yang nanya, sebenarnya hidrokinon bahaya gak? Aku jawab relatif. Kalau dipakai sesuai petunjuk dengan dosis yang tepat, itu gak masalah. Lagian, dalam prakteknya jarang banget kok efek samping serius yang ditimbulkan hidrokinon, karena penggunaannya memang terukur. Jadi, kalau mau pakai hidrokinon, ke dokter aja dulu sana! :) Kalau mau beli sendiri, beli di apotek, tapi jangan yg lebih dari 2
          % dan jangan males baca brosur obatnya, ok!

          Beda kalau pakai kosmetik ilegal yang mengandung hidrokinon, siapa yang jamin kalau hidrokinon yang ada di kosmetik ilegal tersebut takarannya aman. Dan gak menutup kemungkinan, kalau kandungannya bisa mencapai di atas 10%. Sedangkan yang yang biasanya diresepkan atau dibuat dalam racikan hanya 2%-5% saja.
          Itulah sebabnya, mengapa obat tidak boleh ada di dalam kosmetik yang dijual bebas, hanya digunakan dibawah pengawasan saja.

          Sebenarnya, pengguna/penjual kosmetik ilegal itu gak cuma mereka yang buta tentang informasi. Orang yang udah tahu dan ngerti bahayanya apa, tetep ada yang pakai kok. Ada temen sejawatku, yang jual-jual obat pemutih gak jelas lewat BBM, dia bilang udah ada no.POM nya. Tapi, baru aku lihat kemasannya aja gak meyakinkan. Dan gak mungkin suatu produk yang udah teregistrasi, memiliki kemasan yang gak memenuhi syarat. Sebenarnya, gampang aja untuk lihat produk itu udah dapet izin edar apa belum, lihat aja kelayakan kemasannya. Untuk lolos uji CPKB (cara pembuatan kosmetk yang benar), ada syarat kemasan yg dinilai oleh badan POM, antara lain:
          1. Memiliki label 
          2. ada tata cara pakai
          3. ada tanggal expired atau tanggal pembuatan
          4. ada komposisinya
          5. ada alamat produsennya, buatan mana, distributornya apa.

          Itu untuk kosmetik lokal, Kalau kosmetik impor, syaratnya distributor lokal wajib menempelkan label dengan konten serupa yang munggunakan bahasa Indonesia. Makanya, kosmetik impor kalian, sekarang punya stiker label berbahasa indo kan? 

          Lanjut.
          Lah, ini temenku bilang, udah teregistrasi di pom. Tapi lihat tampilannya aja, udah yakin banget no.pomnya palsu. Ternyata saat di cek, emang fiktif kan? Mau negur lebih jauh gak enak banget, emang gua siapa ikut campur bisnisnya dia? Tapi kalau didiemin aja ntar tambah menjadi. Ditambah dengan statusnya sebagai praktisi kesehatan, yang pastinya orang awam percaya lah apa yang dijual pasti yang aman-aman saja. Gemes. 

          Padahal, prinsip medik 'primum no nocere' (first, do no harm) itu gak cuma berlaku saat dokter memberikan resep atau tindakan. Dalam kehidupannya juga harus ditanamkan, kalau hal pertama yang dilakukan dirinya kepada orang lain bukanlah hal yang merugikan.

          Dan kalau yang pakai-pakai pemutih gak jelas, temen-temen yang aku kenal udah banyak yang pakai. Pas jaman kuliah dulu, booming juga tuh krim walet Alvina yang sekarang udah terbukti berbahaya. Untung, gak pernah ikut-ikutan.

          Kalau gitu, pakai yang udah jelas aman aja, ya. Pilih kosmetik yang sudah teregistrasi di BPOM RI (cek produk kalian di pom.go.id). Untuk Muslimah, pakai kosmetik berbahaya itu dosa kalau kalian sudah tahu bahayanya apa. Karena, menggunakan sesuatu yang jelas berbahaya bagi tubuh kita, hukumnya haram. Apalagi jual-jual yang gajebo, itu sama saja meracuni orang lain.

          Udah deh, ya cari selamat dunia-akhirat aja. Beres. ^^

          Wassalam, Love~

          Monday, 1 July 2013

          Halal Info | Informasi Lengkap Kosmetik Halal MUI Mei-Juni 2013 (Mustika Ratu, Red-A, Rivera, Freya, etc)

          JURNAL HALAL LPPOM MUI MEI-JUNI 2013
          Assalamualaikum, Qonitas! ^^
          Sebenarnya telat banget ya bikinnya, soalnya Jurnal Halal LPPOM edisi Juli udah mau terbit. Gara-garanya dapet jurnal ini pun telat (aku yg telat beli, gak langganan langsung soalnya). Ditambah lagi, baru sempet baca kemarin, hehe.

          Aku seneng baca Jurnal Halal edisi Mei-Juni soalnya membahas tentang kehalalan KOPI dan banyak informasi PERINCIAN produk kosmetik halal yang baru terbit sertifikatnya. Salah satunya tentang kehalalan Mustika Ratu (MR) yang pernah aku post beberapa waktu lalu. Tapi, di postingan tersebut kan aku emang belum dapet perincian produk-produk MR apa aja yang udah dapet SH, karena aku dapat infonya cuma dari majalah PARAS edisi Juni.

          Nah, sekarang aku infokan semua, ya. 


          SERTIFIKASI HALAL MUI PUSAT

          1. MUSTIKA RATU
          (sebelumnya pernah aku posting di sini)

          Sumber: blogku
          Kelompok produk MR yang insya Allah udah halal:
          • Semua Produk Jamu
          • Mustika Ratu Skincare
          • Mustika Ratu Make-up
          • Moor's Professional Make-up
          • Taman Sari Royal Heritage
          • Mustika Putri
          • Biocell
          Biocell dan Mustika Putri udah halal juga
          klik gambar untuk perbesar
          Yup, tambahan dari postingan kehalalan MR sebelumnya, ternyata Alhamdulillah Mustika Putri dan Biocell masuk ke dalam kategori produk MR yang udah ber-SH.

          Aku seneng banget Biocell udah dapet SH, soalnya aku pengguna skincare Biocell Sunflower (night gel, day gel dan eye gel). Awalnya, sempet ragu juga buat pake, soalnya mengandung beberapa bahan2 yang syubhat seperti Hyluronic Acid (pernah ku posting di sini).

          Emang sih, yang ada di edisi bulan ini hanya Biocell Makeup saja, kalau untuk line skincarenya belum ada dalam daftar di atas. Tapi, aku yakin bakalan ada. Karena biasanya, satu merek sudah terdaftar halal, pasti semua produk yang ada dalam line kosmetik itu halal juga. Pertanyaannya, kenapa di daftarnya gak ada? Emang biasanya begitu, nyusul-nyusulan. Kaya dulu misalnya, di salah satu edisi Jurnal Halal aku pernah baca cuma ada produk makeup Sariayu saja dalam daftar belanja, skincarenya belum ada. Ternyata, dua edisi berikutnya baru lah muncul semua line skincare Sariayu yang terdaftar halal. Gitu, lho.

          Nah, kalau gitu, tunggu aja daftar kehalalan Skincare dari Biocell di Jurnal Halal edisi mendatang. OK.

          2. FREYA

          Sumber
          Freya
          Klik gambar untuk perbesar
          Eumm, pasti banyak yang belum tahu nama kosmetik ini? Aku juga baru tahu akhir-akhir ini sih, hehe. Singkatnya Freya ini satu grup sama Purbasari (merek lokal yang udah lebih dulu dapet SH). Aku juga kurang tahu persis seperti apa kualitas dan ragam produknya. Ditambah, kalau aku rada susah dapetinnya. Kalau pun mau cari harus ke toko-toko kosmetik di ITC atau yang paling gampang order di LAZADA (tapi masih sedikit pilihannya).

          3. RIVERA


          sumber
          Rivera
          klik gambar untuk perbesar


          Nah, untuk merek Rivera mungkin pecinta produk kosmetik lokal udah lebih familiar mendengar namanya. Dan udah lumayan banyak juga Beauty Blogger yang review produk-produk mereka (bisa check di blog Racun Warna Warni atau blognya Putri). Aku sendiri belum pernah coba, namun kepengen juga nyoba beberapa produknya.


          4. THERASKIN
           
          sumber


          Theraskin
          klik gambar untuk perbesar
          Merek ini aku udah tahu dari lama, tapi lagi-lagi belum pernah nyoba. Yang skincare addict, terutama yang wajahnya bermasalah dengan kusam dan keriput halus pasti pernah dengar merek ini, karena terkenal dengan home chemical peeling dengan AHA Glycolic Acid yang mencapai 70% sodaras!

          Masalahnya, Theraskin ini masuk kategori kosmetik bebas lho alias bukan kategori obat atau kosmetik yang harus didapatkan lewat resep dokter. Dan setahuku, peraturan AHA dalam kosmetik itu dibagi 2. Pertama, AHA 1-10% bisa dijual bebas, sedangkan di atasnya hingga 70% hanya boleh didapatkan lewat penanganan seorang ahli, misalnya dokter Sp.KK. Pertanyaannya, apakah Theraskin memang menyalahi aturan perdagangan obat dan kosmetik di Indonesia? Entahlah, mungkin ada perkembangan regulasi kosmetik terbaru?? Pe-er buat MUI juga untuk selektif memberi label halal. Sebab halal itu tidak hanya bebas unsur babi dan alkohol khamr, melainkan tidak membahayakan/memiliki madharat yg lebih besar. ... -___-" FYI, GA 70% itu sangat asam bagi kulit! Ceroboh dalam menggunakannya, kulit malah bisa terbakar. Waspadalah!

          Nah, yang 4 merek tadi adalah kosmetik yang baru mendapatkan SH. Ada juga informasi kosmetik yang sudah DIPERPANJANG SH-nya

          Produk kosmetik  yang diperbaharui SH-nya (MUI Pusat)
          klik gambar untuk perbesar
          1. PURBASARI
            Terkenal dengan lulurnya. Dan aku emang suka banget sama lulur dari Purbasari. Sekarang ini pake Purbasari Body Scrub yang seri Spa Aromatherapy. Selain Purbasari (skincare & bodycare), produk Purbasari lain seperti KANNA (footcare) dan NEWCELL juga sudah berSH..
          2. SARIAYU dan CARING COLOURS
            Nah ini gak usah diceritain lagi :P
          3. WARDAH
            Wah, apalagi ini.
          4. ZAHRA
            Merek ini se-grup sama Wardah, tapi gak tahu deh keberadaannya gimana. 
          5. CAMILLA COSMETICS
            Kepengen nyoba produknya,  tapi belinya harus lewat seller khusus gitu, semacam MLM.
          6. VITALIS
            Hmm, buat lulur ini jagoan aku pertama kali. Cuma karena lebih suka sama wanginya Purbasari Spa, akhirnya sampai sekarang pakai Purbasari, deh.  Selain lulur, ada juga Body Scent (aku pakai yg biru, aroma musk), Body lotion dan deodorant.
          7. SUMBER AYU
            Ini merek lulur gitu, sering lihat di karfur. Tapi karena pekejingnya kurang menarik, aku gak tertarik juga buat beli, hehe.
          8. ENCHANTEUR
            Ini produk Malaysia yang udah lama beredar di Indonesia. Wanginya enak-enak deh, ala-ala jaman Victoria gitu (emang pernah hidup jaman itu?? ><) Sebagian mungkin ada yang bilang kalau wanginya kuno, wangi nenek2 kita, haha. Tapi emang itu ciri khasnya. Sekarang Enchanteur udah menjelma dengan kemasan barunya. Sayang, aku lebih demen kemasan lamanya yang lebih terlihat 'old fashion'.
          9. IZZI
            Jadi inget jaman SMA... Dulu pake ini soalnya, hahahaha...

          SERTIFIKASI HALAL MUI REGIONAL (JATIM)

          Nah, tadi itu produk kosmetik yang mendapatkan SH langsung dari MUI Pusat, nah kalau yang dibawah ini dari MUI regional Jawa Timur. Yok simak.

          1.VIVA COSMETICS

          Sumber

          Nah, ini sih udah pernah kubahas lengkap di postingan tersendiri. Tapi waktu itu aku dapet infonya dari akun Facebook nya Viva, bukan dari Jurnal ini.

          2 RED-A

          Sumber

          Red-A ini brand kosmetik lokal yang satu produsen dengan Viva (PT. VITAPHARM). Ini sejenis kosmetik Viva-nya remaja, soalnya market nya emang usia-usia abg gitu.

          Viva, Viva Queen dan Red-A
          klik gambar untuk perbesar
          Nah, udah cuma dua itu aja yang baru dari MUI Jatim. Adapun produk kosmetik yang udah diperpanjang SH nya:
          1. INEZ
          2. La Tulipe
          3. LT PRO
          Produk Kosmetik yang sudah diperbaharui (MUI Jatim)
          klik gambar untuk perbesar

          Sip, selesai sudah rangkuman produk kosmetik halal MUI terbaru versi Jurnal Halal LPPOM edis Mei-Juni. Alhamdulillah, udah banyak bangetttt kan yang halal?? ^^ Semoga informasi ini membantu yaaa.... :D

          Wassalam
          Love, Momzhak

          Wednesday, 5 June 2013

          Halal Info | Viva Cosmetics Sudah Bersertifikat Halal (Telat Tahunya ^^)

          Assalamualaikum, Qonitas!
          Alhamdulillah, ternyata Viva Cosmetics (PT. Vitapharm) pun sudah medapatkan sertifikasi halal. Sertifikasi halal ini disahkan oleh MUI regional Jawa Timur.

          Kok gak MUI pusat aja sih seperti yang lainnya?

          Gak apa-apa juga kok kalau dari MUI regional, La Tullipe aja dapet sertifikasi halalnya dari MUI Jatim juga. Ini mempermudah produk-produk yang memang diproduksi di daerah (bukan di Jakarta.) untuk mendapatkan SH.


          sumber

          Tapi, telat deh aku tahunya ^^, soalnya Viva dapet SH-nya udah sejak akhir tahun lalu. Awalnya, ada reader yang nanya di kolom komentar postingan merek-merek kosmetik halal, katanya Viva cosmetics udah halal atau belum, trus aku jawab ya belum (karena setahuku begitu dulu). Kemudian ada reader lain yang memberi informasi, kalau dia lihat di iklan Viva cosmetics udah punya label halal. Yowes, akhirnya aku cari deh infonya. Eh, ternyata betul! Aku tahunya dari Fanpage Facebooknya Viva. Thanks ya untuk readers cantik yang udah ngasih informasi. :D :D

          Nah, semoga info ini bermanfaat, ya.
          Wassalam
          Love, BCQ

          Monday, 3 June 2013

          Halal Info | Sertifikasi Halal Mustika Ratu, Finnaly...

          Assalamualaikum, Qonitas Halal Mustika Ratu ... ^^
          Ada goodnews nih buat kalian yang perhatian dengan kosmetik halal. Yup, sesuai judul, akhirnya kosmetik Mustika Ratu resmi mendapatkan sertifkasi halal dari MUI tanggal 6 Maret 2013. Alhamdulillah... ^^

          Perihal kehalalan Mustika Ratu udah sering ditanyakan  banyak orang. Beberapa dari mereka bertanya lewat blog ini atau melalui email. Biasanya aku jawab: untuk produk Jamu, Mustika Ratu memang sudah mendapat sertifikasi halal (SH) dari MUI sejak tahun 2009, namun untuk kosmetik (make-up dan skincare) setahuku belum.

          Biasanya, aku tahu perkembangan kosmetik halal dari Jurnal Halal LPPOM MUI (terbit tiap 2 bulan sekali). Misalnya seperti Sertifikasi Halal yang baru di dapat PAC Martha Tilaar baru-baru ini, aku tahu dari Jurnal Halal tersebut, aku pernah posting di sini. Tapi, untuk berita halal Mustika Ratu, aku baru tahu dari Majalah PARAS Edisi Juni 2013.





          zoom..zoom...
          Majalah Paras Edisi Juni (plus blonus)

          Karena aku tahunya cuma dari majalah, jadi aku belum tahu pasti rincian-rincian produk Mustika Ratu apa saja yang udah ber-SH. Cuma kalau dari iklan pemberitahuan tsb, beberapa produk Mustika Ratu yang udah pasti ber-SH:
          1. Semua produk JAMU
          2. Mustika Ratu Make-up
          3. Moor's (produk make up Mustika Ratu untuk line professional)
          4. Skincare Mustika Ratu
          5. Taman Sari Royal Heritage
          Nah, untuk produk Mustika Ratu yang lain seperti Mustika Puteri, Ratu Mas dan Biocell aku belum bisa memastikan. Nanti deh Insya Allah ku update lagi, kalau Jurnal Halal terbaru udah sampai ke tanganku, hehe.

          Intermezzo dikit...^^
          Ada yang disayangkan, direktori halal online MUI itu kurang update! Yang update itu bisa aku dapat dari Jurnal Halal LPPOM MUI yang terbit tiap 2 bulan sekali. Misalnya SH PAC, aku baru tahu dari Jurnal Halal dua bulan lalu. Dan setelah ku cek di direktori halal onlinenya, eh ternyata PAC belum ada. Berarti gak update kan? Dan gak bisa nyalahin ketidak-update-an direktori halal MUI juga sih, soalnya di situs PAC atau Martha Tilaar sendiri pun gak ada berita kehalalan PAC. Padahal, dengan adanya berita itu bisa menambah nilai jual produk mereka, lho...Wa Allahu Alam, deh.

          Nah, sekian informasi dariku. Semoga kosmetik yang ber SH semakin banyak ya.... ^^
          Love, Momzhak

          Monday, 20 May 2013

          BPOM RILIS KOSMETIK BERBAHAYA (Dan Opiniku Mengenai Berita Ini)

          Assalamualaikum, Manteman sekalian... ^^

          Udah pada tahu belum kalau BPOM udah merilis kosmetik - kosmetik berbahaya 2013?? Kalau belum, silakan cek berita dari kompas.com berikut ini:

          Kompas.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM)  kembali merilis 17 produk kosmetik mengandung bahan berbahaya. Ketujuh belas produk ini berasal dari seluruh Indonesia dan merupakan hasil sampling dari 24 ribu produk kosmetik.

          "Memang jumlahnya menurun dibanding tahun kemarin yang mencapai 58 produk. Namun nilai bahayanya tetap sama," kata Ketua Badan POM RI, Lucky S. Slamet pada peringatan publik Kosmetika Mengandung Bahan Berbahaya di Jakarta (13/5/13).


          Produk yang ada dalam daftar hitam Badan POM sebaiknya tidak digunakan karena berbahaya bagi kesehatan. Ketujuh belas produk ini beredar tanpa ijin BPOM dan mengandung merkuri, hidrokinon, asam retinoat, dan resorsinol. Selain di jual di toko kosmetik, beberapa produk dijual di klinik kecantikan dan toko online.

          Merkuri adalah bahan terlarang dalam kosmetik. Tingkat radiasinya yang tinggi menjadikan bahan ini sebagai salah satu faktor pemicu kanker. Sedangkan hidrokuinon memang digunakan untuk pemutih kulit namun penggunaannya harus dengan resep dokter. Penggunaan berlebihan akan memicu iritasi kulit.

          Sementara itu penggunaan asam retinoat dikhawatirkan akan mengikis permukaan kulit. Pengunaan bahan ini harus dengan resep dokter, bahkan bahan ini tidak boleh dipakai dalam obat karena bisa menimbulkan cacat janin.

          Daftar ketujuh belas produk kosmetika berbahaya:
          Kosmetika merek Tabita:
          1. Tabita Daily Cream
          2. Tabita Nightly Cream
          3. Tabita Skin Care Smooth Lotion

          Kosmetika Merek Green Alvina
          4. Herbal Clinic "Green Alvina" Walet Cream Mild Night Cream
          5. Green Alvina Night Cream Acne

          Kosmetika Merek Chrysant
          6. Chrysant 24 Skin Care Pemutih Ketiak
          7. Chrysant 24 Skin Care Cream Malam Jasmine
          8. Chrysant 24 Skin Care AHA Toner No.1
          9. Chrysant 24 Skin Care AHA Toner No.2
          10. Chrysant 24 Skin Care AHA Toner No.1

          Kosmetika merek Hayfa
          11. Hayfa Sunblock Acne Cream Natural Pagi-Sore
          12. Hayfa Acne Morning Pagi-Sore

          Kosmetika Merek dr. Nur Hidayat,SpKK
          13. Acne Lotion dr. Nur Hidayat,SpKK
          14. Cream Malam Prima 1 dr. Nur Hidayat,SpKK
          15. Acne Cream Malam dr. Nur Hidayat,SpKK

          Kosmetika Merek Cantik
          16. Cantik Whitening Vit. E Night Cream
          17. Cantik Whitening Vit. E Day Cream.
          Nah... itulah artikel mengenai Kosmetik Berbahaya 2013. Kalau mau cek, silakan klik kompas.com yang ada di awal paragraf.

          Kemudian....

          Opiniku menanggapi berita dari kompas.com

          • Pertama, Alhamdulillah akhirnya kosmetik-kosmetik yang emang udah dicurigai berbahya 'diciduk' juga sama BPOM. Misalnya Tabita, Green Alvina.
            Emang sih, konon Green Alvina itu udah dapet sertifikasi halal dari LPPOM MUI Daerah (bukan pusat, klo gasalah MUI Jatim, CMIIW). Padahal, yang namanya halal itu gak cuma bebas unsur babi saja, melainkan juga Thayyibah alias baik/gak membahayakan. 
          • Kedua, kosmetik itu harus betul-betul bebas dari segala macam logam berat, salah satunya ya Merkuri/Raksa/Hg. Raksa ini sekali masuk, akan sangat sulit untuk keluar. Jadi, kemungkinan untuk menumpuk itu besar banget kalau kita terus-menerus pake kosmetik bermerkuri.
          KOSMETIK BERBAHAYA
          Gak cuma kosmetik, beberapa jenis ikan harus dikontrol konsumsinyaSumber: pada gambar.


          Btw, Sebenarnya yang harus diwaspadai dari Hg ini gak cuma dari kosmetik melainkan dari makanan laut seperti ikan tuna, makarel, dll. karena beberapa dari makanan lau memang mengandung kadar Hg dalam jumlah kecil.
          • Ketiga,  Hidrokinon/Hq. Hq ini sebenarnya tergolong pemutih yang aman (under 5%). Tapi penggunaannya harus dalam bentuk obat, dilarang keras ada di dalam kosmetik (karena khawatir disalahgunakan). Dan sebisa mungkin obat yang mengandung Hq didapat dengan resep dokter, agar dokter bisa menilai flek di kulit pasien idealnya dikasih pemutih apa. Soalnya gak semua dianosis hiperpigmentasi harus pake Hq. Kalau flek ringan, AHA juga cukup.
            Kenapa lebih baik dengan resep dokter? karena sebagian orang Indonesia itu bandel, males baca brosur obat. Misalnya, dulu pernah ada kasus begini,  ada seorang ibu beli Melanox di apotek untuk mengobati fleknya (melasma), sayangnya dia gak baca brosur, dia cuma tahu kalau itu (Melanox) bisa memutihkan kulit. Sialnya, dia pakai Melanox tersebut siang2, sodara!  Dan apa akibatnya? --> Iritasi kulit parah!! Si Ibu itu kebetulan konsultasi ke poli kulit kelamin tempat ku magang, dimarahin deh abis sama konsulen kita. Kita sih koassnya cuma cekikikan, doh... kok bisa Hq dipake siang2? Huaaa ...T_T
          • Keempat, asam retinoat/tretinoin. Ini juga emang 'haram' ada di kosmetik, yang boleh ada di dalam kosmetik bebas adalah retinol/retinyl palmitate (sama-sama turunan vit.A). Tapi yang bikin bingung dari kompas.com katanya dikhawatirkan bisa mengikis kulit, lha... emang dia keratolitik (eksfoliat kulit ari), kan? Trus, katanya gak bisa dalam bentuk obat karena teratogenik. Iya, teratogenik kalau yang pakai orang hamil atau wanita yang sedang merencanakan kehamilan. Kalau gak hamil, ya aman saja. Ini kompas.com nya yang salah atau yang ngasih press release rada-rada misleading? Hmm.
            Asam retinoat memang gak boleh ada di dalam kosmetik, tapi boleh dalam bentuk obat dan kontraindikasi  untuk bumil (sebenarnya belum sampai taraf kontraindikasi, melainkan special precaution, Keamanan obat Grade C untuk wanita hamil.--> tapi tetep, emang lebih baik jangan).

            Dan, lagi-lagi, lebih baik didapat dari resep dokter, karena penggunaan yang salah malah membuat kondisi kulit semakin parah
          Untuk informasi keamanan tretinoin lebih jelas, silahkan klik drugs.com tentang tretinoin.
          • Kelima. Yang bikin bingung dari artikel kompas.com di atas (atau press release dari BPOM nya), adalah zat resorcinol/resorcin
            Lha, kok resorcinol gak boleh ada di kosmetik? Setahuku Resorcin itu aman, dia sejenis  anti-acne yang mild. Tahu kan ACNES Sealing Gel? Itu mengandung resorcin/resorcinolnya Harusnya, Resorcin bukan termasuk golongan zat yang gak boleh ada di kosmetik seperti Hq dan tretinoin dan bukan zat berbahaya seperti merkuri.

            Tapi, Resorcin seperti obat lain memang memiliki kadar keamanan. Mungkin kosmetik yang terciduk mengandung resorcinol melebihi ambang batas yang diperbolehkan.

            Entahlah, aku belum update lagi. Mungkin memang resorcinol tidak diperbolehkan lagi untuk kosmetik bebas sekarang... :(

            (UPDATED: ACNES SEALING GEL SUDAH TIDAK MENGANDUNG RESORCINOL LAGI SEKARANG! ^^)
          KOSMETIK BERBAHAYA
          KOSMETIK BERBAHAYA


          • Keenam, Itu ada krim dr. Sp.KK tapi kok ikut ditarik?  Curiganya sih gini:
          1. Itu bukan dokter Sp.KK beneran/fiktif/palsu/abal-abal. Alias tidak mengantongi izin praktek resmi, atau
          2. Mungkin memang krim dari dr.Sp.KK tapi mengandung merkuri (kalau tretinoin dan hidrokinon boleh dalam pengawasan dokter). Seperti salah satu klinik dokter kecantikan yang sangat terkenal di kalangan para seleb (Dr. Kayama kalau gak salah), yang akhirnya terciduk karena di beberapa krimnya mengandung merkuri. 
          Nah, itulah Kosmetik Berbahaya yang telah dirilis oleh BPOM dan opiniku mengenai berita tersebut. Bagaimana menurut kalian??

          Wa Allahu Alam
          Love, Momzhak

          Tuesday, 26 March 2013

          Info Halal | PAC Martha Tilaar Mendapat Serifikasi Halal MUI

          Assalamualaikum, Qonitas!

          Sebelumnya, kita udah banyak yang tahu ya kalau PT Martina Berto (Martha Tilaar) sudah mendapatkan sertifikasi halal dari 2 produk kosmetiknya yaitu Sariayu dan Caring Colours. Dan, sekarang  produk kosmetik dari line profesional mereka, yaitu PAC sudah mendapatkan sertifakat halal juga jadi MUI pusat! Alhamdulillah ^^

          Mungkin kabar tentang PAC ini emang belom rame di internet atau di media informasi lainnya. Tapi, informasi ini bisa kalian dapatkan di Jurnal Halal LPPOM MUI yang terbaru Edisi Maret-April 2013.


          Aku juga baru baca Jurnal Halal terbaru tadi malem pas habis posting tulisan sebelum ini, dan baru aja ngarep di postingan itu semoga kosmetik halal tambah banyak, eh... seakan2 harapanku langsung terkabul hari itu juga pas baca Jurnal Halal yang baru, haha... Subhanallah... :D


          Ini Jurnal Halal terbaru:


          Ini informasi kehalalan PAC... 

          Kode halalnya: 00150061130312
          Expired date: 17 April 2014
          (Kurang jelas di fotonya)

          Daftar Kosmetik PAC yang bersertifikasi halal MUI:

          Banyak ya, kayaknya sih semua... ^^;
          (klik untuk zoom)

          Makin mantabs deh ya kosmetik halal Indonesia. Mudah-mudahan an semua seneng ya denger kabar ini... :D
          Love, Momzhak

          Wednesday, 13 March 2013

          Ingredients | Pewarna Kosmetik Carmine Red Dihalalkan Oleh MUI

           
          Di postingan yang lalu, aku galau kemarau gara-gara pewarna Carmine/carminic acid/CL 75470 menurut Muslim Consumer Group, dinyatakan haram karena berasal dari serangga Cochineal. 

          Tapi, pertanyaan mengenai kehalalan Carmine Red muncul lagi setelah aku beli salah satu produk kosmetik yang telah halal certified dari MUI, tapi mengandung zat pewarna serangga tsb.

          Nah, jadinya pewarna serangga itu halal or haram??

          Ternyata, hukum penggunaan pewarna serangga memang ada 2 pendapat, menghalalkan & mengharamkan.

          Ini penjelasannya:

          Pandangan Ulama tentang Zat Pewarna Serangga

          YANG MENGAHRAMKAN:
          Di kalangan ahli fikih, ada yang membolehkan dan mengharamkan penggunaan serangga sebagai bahan pewarna termasuk untuk kosmetik. Mazhab Syafi’i termasuk yang mengharamkan pemanfaatan serangga untuk bahan konsumsi.

          Zat pewarna yang diambil dan dibuat dari yang haram, maka hukumnya haram pula. Berarti produk pangan, obat-obatan, dan kosmetik yang menggunakan zat pewarna dari Cochineal haram dikonsumsi umat.

          Abu Hanifah memiliki pandangan yang sama dengan Imam Syafi’i berkenaan dengan serangga. Menurut mereka, serangga hukumnya haram karena termasuk khabaits, yaitu hewan yang menjijikkan. Dalilnya, “… Dan Ia (Rasulullah) mengharamkan yang khabait satau menjijikkan.’’ (QS al-Araf: 157)

          YANG MENGHALALKAN:
          Pendapat imam mazhab lain dalam kitab fikih menyatakan, serangga itu disebut hasyarat. Binatang dibagi menjadi dua kategori, yaitu ada yang darahnya mengalir ( Laha damun sailun), dan yang tidak mengalir (Laisa laha damun sailun). Menurutnya, serangga yang darahnya mengalir, maka bangkainya adalah najis. Sedangkan yang darahnya tidak mengalir, bangkainya dinyatakan suci. Imam Malik, Ibn Layla, dan Auza’i memiliki pendapat yang sama bahwa serangga itu halal selama tidak membahayakan.

          Cochineal termasuk jenis serangga yang aman dan tidak membahayakan. Oleh karenanya, zat pewarna yang dihasilkan Cochineal hukumnya halal sehingga dapat dipergunakan untuk pewarna produk konsumsi. Dan cochineal termasuk serangga yang darahnya tidak mengalir. Dengan demikian, pemanfaatan serangga Cochineal tersebut jelas tidak ada masalah.

          PANDANGAN MUI

          Komisi Fatwa Majlis Ulama Indonesia (MUI) pada sidang 4 Mei 2011 yang lalu telah membahas rancangan ketetapan hukum zat pewarna untuk produk pangan, obat-obatan dan kosmetik yang terbuat dari serangga, yaitu Cochineal yang banyak terdapat di kawasan Amerika Selatan dan Meksiko.

          Hewan ini menghasilkan Asam Carminic sampai 17-24% dari bobot tubuhnya yang dapat diekstraksi dan dibuat pewarna carmine untuk produk konsumsi.

          Komisi Fatwa MUI sepakat menetapkan fatwa halal untuk bahan produk pewarna makanan minuman dari serangga Cochineal.

          Beberapa pertimbangan yang menjadi landasan Komisi Fatwa MUI, di antaranya:

          1. Serangga Cochineal yang dimaksud di sini adalah serangga yang hidup di atas kaktus yang makan pada kelembapan dan nutrisi tanaman.
          2. Serangga jenis ini mengandung nilai manfaat dan kebaikan bagi manusia. Tidak berbahaya dalam mengonsumsinya, dan tidak diketahui adanya racun yang membahayakan dari Cochineal.
          3. Darah dari Cochineal masuk dalam kategori tidak mengalir.

          Ah, Subhanallah, ternyata begitu ya. Memang ada perbedaan pendapat. 

          Oiya, Qonitas gak usah bingung. Karena kedua pendapat diatas berdasarkan dalil dan sumber yang bisa dipertanggungjawakan. Yang berijtihadpun para Ulama dan gak main sembarang mengeluarkan pendapat mereka. Justru disitulah keindahannya, kita bisa memilih mana pendapat yang paling kita yakini. Yang penting kita punya dasar yang jelas mengapa memilih untuk membolehkan atau mengharamkan, bukan asal bilang haram atau halal aja :)

          Ok, semoga postingan ini bisa jadi tambahan pengetahuan buat semuanyaa...

          Love, Momzhak

          Saturday, 9 March 2013

          Ingredients | Asam Hialuronat, Waspadai Kehalalannya

          Assalamualaikum.

          Asam Hialuronat dalam bentuk Sodium Hyaluronat (garam)
          Kita yang terbiasa pakai berbagai merek pelembab, mungkin gak asing dengan nama Asam Hialuronat atau Hyaluronic Acid (HA). Zat ini memang berfungsi untuk mengikat air, makanya zat tersebut mampu menghidrasi kulit lebih lama.

          Sebelumnya, aku akan menjelaskan secara singkat siapakah HA sesungguhnya... ^^

          HA itu merupakan salah satu penyusun jaringan ikat pada tubuh manusia. Fungsi utama molekul ini adalah untuk menstabilkan struktur interseluler (bagian dalam sel) dan membentuk matriks fluida untuk tempat pengikatan kolagen dan serat elastik. Sumber

          HA ini banyak terdapat pada
          1. Kulit
          2. Cairan Sendi
          3. Mata (di dalam badan kaca)
          4. Gusi
          5. Rambut
          Oiya, selain pada manusia, HA ini juga terdapat pada hewan, termasuk babi, sapi, dan domba yang menjadi sumber bahan utama HA pada kosmetik. 

          Semenjak pakai produk skincare yang mengandung HA, aku memang mulai suka pake pelembab. Karena HA ini beda dengan pelembab dengan zat aktif lain. Aku bisa ngerasain kalo HA itu emang beda, kulit ku bisa terhidrasi lebih lama tanpa kilap/minyak berlebih.

          Tapi, semenjak tahu kalau HA pada kosmetik banyak diambil dari hewan, kayaknya mulai sekarang aku harus mulai waspada deh dengan si HA. 

          Kalau aku tengok lagi rak skincareku, ternyata ada lumayan banyak juga ya yang mengandung HA:

          1. Sebamed Clear Face Gel
          2. Biocell (nightgel, day gel, eye gel)
          3. Hada Labo (Gokujyun lotion dan Shirojyun Serum)
          4. Skinaqua(Gel, Milk, Arbutin)
          5. Trus, klo gak salah Za True White Foundationku juga ada HAnya... 

          Tapi setelah googling, ternyata HA ini gak cuma ditemukan pada manusia dan hewan saja, tetapi ada juga tumbuhan yang mengandung HA dan fermentasi bakteri Bacillus subtilis juga bisa menghasilkan HA. HA dari kedua sumber tersebut pun luas digunakan di industri kosmetik dan obat2an, sebagai pengganti HA dari hewan. Sumber

          Berarti, ada harapan lah ya untuk menemukan HA dari sumber yang udah pasti halal. Amiin!

          Tapi, dari sekian banyak Skincareku yang mengandung HA, gak satupun aku tahu HA nya bersumber dari mana. Entah dari kandungan yang halal atau haram. Pfuh! -___-"

          Wa allahu a'lam.

          Wednesday, 6 March 2013

          Mengenali Kosmetik Halal dan Alternatifnya (Updated)

          Mengenali Kosmetik Halal - Assalamualaikum Qonitas, Berhias sepertinya sudah menjadi dorongan naluriah setiap wanita. Berbagai macam kosmetik digunakan setiap hari, berminggu-minggu, bertahun-tahun. Nah, sedemikian dekatnya wanita (dalam hal ini Muslimah) terhadap kosmetik, diutamakan untuk menggunakan yang sudah jelas kehalalannya.

          Kosmetik yang memiliki kehalalan yang jelas, tentu memiliki sertifikat resmi dari lembaga Fatwa. Di Indonesia, lembaga yang berhak memberikan sertifikat dan label halal pada produk kosmetik adalah LPPOM MUI.

          Untuk mengetahui adanya jaminan halal resmi di suatu kosmetik, bisa kita lihat logo halal MUI  melalui kemasan di tiap produknya. Seperti nilah logo halal yang dimaksud:


          KOSEMETIK HALAL MENURUT FATWA MUI (Dalam sidang komisi fatwa 13 Juli 2013)

          Ketentuan Hukum

          1.Penggunaan kosmetika untuk kepentingan berhias hukumnya boleh dengan syarat:

          a. bahan yang digunakan adalah halal dan suci;
          b. ditujukan untuk kepentingan yang dibolehkan secara syar'i; dan
          c. tidak membahayakan.

          2. Penggunaan kosmetika dalam (untuk dikonsumsi/masuk ke dalam tubuh) yang menggunakan bahan yang najis atau haram hukumnya haram.

          3. Penggunaan kosmetika luar (tidak masuk ke dalam tubuh) yang menggunakan bahan yang najis atau haram selain babi dibolehkan dengan syarat dilakukan penyucian setelah pemakaian (tathhir syar’i).

          4.Penggunaan kosmetika yang semata-mata berfungsi tahsiniyyat, tidak ada rukhshah (keringanan) untuk memanfaatkan kosmetika yang haram.

          5. Penggunaan kosmetika yang berfungsi sebagai obat memiliki ketentuan hukum sebagai obat, yang mengacu pada fatwa terkait penggunaan obat-obatan.

          6. Produk kosmetika yang mengandung bahan yang dibuat dengan menggunakan mikroba hasil rekayasa genetika yang melibatkan gen babi atau gen manusia hukumnya haram.

          7. Produk kosmetika yang menggunakan bahan (bahan baku, bahan aktif, dan/atau bahan tambahan) dari turunan hewan halal (berupa lemak atau lainnya) yang tidak diketahui cara penyembelihannya hukumnya makruh tahrim, sehingga harus dihindari.

          8. Produk kosmetika yang menggunakan bahan dari produk mikrobial yang tidak diketahui media pertumbuhan mikrobanya apakah dari babi, harus dihindari sampai ada kejelasan tentang kehalalan dan kesucian bahannya.

          Rekomendasi

          1. Masyarakat dihimbau untuk memilih kosmetika yang suci dan halal serta menghindari penggunaan produk kosmetika yang haram dan najis, makruh tahrim dan yang menggunakan bahan yang tidak jelas kehalalan serta kesuciannya.

          2. Pemerintah mengatur dan menjamin ketersediaan kosmetika halal dan suci dengan menjadikan fatwa ini sebagai pedoman.

          3. Pelaku usaha diminta untuk memastikan kesucian dan kehalalal kosmetika yang diperjualbelikan kepada umat Islam.

          4. LPPOM MUI tidak melakukan sertifikasi halal terhadap produk kosmetika yang menggunakan bahan haram dan najis, baik untuk kosmetika dalam maupun luar.

          5. LPPOM MUI tidak melakukan sertifikasi halal terhadap produk kosmetika yang menggunakan bahan yang tidak jelas kehalalan dan kesuciannya, sampai ada kejelasan tentang kehalalan dan kesucian bahannya.

          UNSUR YANG NAJIS & BAHAN MERAGUKAN DALAM KOSMETIK
          Menurut Fatwa MUI di atas, berhias hukumnya boleh, namun harus dengan kosmetik yang berasal dari bahan yang halal. Adapun unsur yang tidak boleh ada di dalam kosmetik, seperti:
          • Unsur Babi dan Anjing
          • Unsur hewan buas
          • Unsur tubuh manusia
          • Darah 
          • Bangkai
          • Hewan halal (misal: sapi) yang tidak syar'i cara penyembelihannya.
          • Khamar 
          Dan, dalam jagad industri kosmetik, banyak bahan-bahan syubhat yang harus diwaspadai titik kritis keharamannya., yaitu
          1. Plasenta
          2. Gliserin
          3. Kolagen
          4. Lactic Acid
          5. Plasenta
          6. hormon
          7. vitamin
          8. aneka pewarna, pewangi, dll
            (sumber: http://pusathalal.com/artikel-referensi/artikel-seputar-halal/item/404-cantik-dan-sehat-dengan-kosmetika-halal)
          Mengapa bahan-bahan di atas masuk kategori meragukan? Karena bahan-bahan tersebut bisa bersumber dari bahan yang halal atau yang haram. Halal dan haramnya pun bisa ditentukan dari cara produksinya, dan media perantara pembuatan bahan-bahan tersebut.

          Nah, kemudian, bagaimana dengan alkohol/ethanol?

          Menurut fatwa dari MUI, alkohol boleh ada di dalam kosmetik, selama alkohol tersebut tidak berasal dari industri minuman keras (khamar). Ditambah, alkohol tersebut tidak membahayakan kesehatan penggunanya, sehingga MUI membatasi persentase penggunaan alkohol/ethanol dalam kosmetik.

          ALTERNATIF KOSMETIK HALAL
          Seperti yang sudah dijelaskan, kosmetik yang insya Allah 100% halal adalah yang sudah mendapatkan sertifikat dan label halal dari MUI. Jadi, tetap prioritaskan kosmetik yang memang sudah punya label halal, ya!

          Nah, adakalanya kita pun ingin membeli atau mencoba produk-produk yang ada di pasaran, namun ragu dengan kandungannnya. Atau kita ada di tempat dimana tidak ada lembaga yang memantau kehalalan produk yang dijual.

          Ada beberapa cara tips, mencari ALTERNATIF kosmetik yang sudah mendapatkan sertifikasi halal, antara lain:
            1. Pertama, pilihlah kosmetik dengan label 'Animal Cruelty Free' (ACF) cosmetics.
            ACF cosmetics adalah kosmetik yang tidak melakukan kekerasan terhadap binatang yang meliputi, uji coba keamanan kosmetik, bahan dan proses pembuatannya. Intinya, kosmetik yang bebas eksploitasi terhadap hewan apapun maksud dan tujuannya. Namun, menurut pengamatanku, kosmetik yang 'free cruel', biasanya terbagi menjadi 3:


              1. Vegan Cosmetics
                Vegan Cosmetics adalah kosmetik yang zero percent animal constituent, baik dalam bahan maupun proses pembuatannya. Cocok untuk mereka yang memiliki gaya hidup veganisme. Kosmetik jenis ini tentu 100% bebas kekerasan terhadap binatang dan tidak menggunakan unsur hewani dalam komposisi produknya. Menurut bahan yang digunakan, insya Allah bebas perbabian dan unsur hewani haram lainnya. Biasanya, kosmetik vegan, memiliki label seperti ini:
                Ada beberapa merek yang memiliki kosmetik vegan dalam varian produknya, seperti:  LUSH, The Balm, ELF cosmetics (100% vegan), Sleek, Urban Decay, NYX, Wet n Wild, dll. Untuk lebih jelas, produk apa saja yang berlabel vegan, bisa dilihat searching via google atau kunjungi web masing-masing.
                  2. Vegetarian Cosmetics
                    Ini tidak jauh beda dengan vegan cosmetics, namun memiliki kandungan yang masih berhubungan dengan hewan, yang tentunya tidak diperbolehkan dalam vegan sejati, namun masih bisa dipergunakan oleh mereka sang Vegetarian yang secara aturan memang lebih longgar, antara lain: susu, madu, beeswax, lanolin (dari wool domba), pewarna serangga carmine, bulu-bulu binatang yang diambil tanpa membunuh/menyakiti. Namun insya Allah, bebas unsur hewani yang diambil dengan cara/membunuh/menyakiti/dipergunakan tubuh dan dagingnya/

                    Contoh kosmetik vegetarian adalah: The Body Shop, LUSH, Urban Decay, Paula's Choice.
                    3. 'Others'
                    Kalau ini cruelty free nya hanya sebatas bebas uji coba binatang, tapi tidak jelas apakah dalam produknya menggunakan unsur hewani atau tidak. Untuk yang meragukan seperti ini lebih baik dijauhi, meskipun ada label 'cruelty free' sekalipun. Contohnya: Bath and Body Works, Malibu, Too Faced, EOS,

                    Untuk lebih jelas mengenai cosmetic yg 'Animal Cruelty Free'  versi PETA, bisa kunjungi:
                      http://www.peta.org/living/beauty-and-personal-care/companies/default.aspx  

                    2. Tips kedua, pilih kosmetik yang memiliki logo 'Leaping Bunny'.
                    Leaping Bunny juga memberikan sertifikasi 'cruelty free' kepada produk-produk yang bebas kekerasan terhadap binatang. Konon, regulasinya lebih ketat dibandingkan aturan 'cruelty free' versi PETA. Berbeda dengan PETA, kosmetik yang memiliki logo Leaping Bunny terbatas pada kosmetik yang vegan dan vegetarian. Untuk 'cruelty free' yang meragukan, saya rasa tidak ada. 


                    Beberapa contoh kosmetik yang terdaftar di Leaping Bunny:  Everyday Mineral, Paula's Choice, The Body Shop, Urban Decay, Burt's Bees, dll. 

                    Untuk informasi lebih jelas, bisa kunjungi leapingbunny.org

                    3. Tips ketiga, bila tidak terdaftar dalam cruelfty free cosmetics versi PETA maupun LEAPING BUNNY, biasakan untuk memastikan di web produk bersangkutan, apakah mereka memiliki klaim bahwa produknya bebas hewan atau tidak.
                    Beberapa contoh produk: Hada Labo (animal free & alcohol free juga), L'occitane (vegetarian), Sebamed (sebagian vegetarian), Oriflame (sebagian vegan)


                    4. Tips terakhir, bila sudah berniat membeli kosmetik vegan atau vegetarian, perhatikan ingredient kosmetik, apakah terdapat alkohol di dalamnya.
                    Seperti yang telah dijelaskan di atas tadi, alkohol boleh digunakan asalkan bukan berasal dari industri khamr (beverage industry), dan tidak merugikan penggunanya. Ada beberapa tips:

                    • Kalau tertulils 'alcohol denat', alcohol SD, denaturated alcohol, ini halal digunakan. Karena alkohol jenis itu, bukan alkohol yang bisa dikonsumsi untuk tujuan mabuk-mabukan. Dan memang digunakan khusus pemakaian luar.
                    • Lihat persentase alkohol. Kalau terlalu tinggi, hindari karena bisa menimbulkan iritasi pada sebagian orang. Kalau tidak tertulis persentasenya, lihat urutannya dalam ingredient list, semakin ada di posisi awal, berarti semakin tinggi jumlahnya diantara komposisi lainnya. Gunakan alcohol yang berkadar rendah
                    • Untuk alkohol lain, seperti butyl alcohol, cetyl alcohol, dll (kecuali ethyl-alcohol). Itu bukan alkohol sejati, dan halal digunakan. Yang harus diwaspadai adalah alkohol yang hanya tertulis kata 'alcohol'/ethanol/ethyl alcohol.
                    • Hindari produk kosmetik yang mengandung/tertuliskan wine, beer, dan unsur minuman keras lainnya. 
                    • Amannya, gunakan produk NON ALCOHOL/ALCOHOL FREE bila tidak yakin.
                     *****
                    Sekian dulu, postingan singkatku mengenai ciri kosmetik halal. Kalau ada yg mau menambahkan, silahkan di kolom komentar. PERHATIAN: DILARANG MENGKOPI ISI TULISAN TANPA IZIN!
                    Wa Allahu Alam Love, Momzhak

                    Baca juga :

                    About

                    Website ini mengenai review tentang produk Kosmetik. "menjadi cantik tak perlu mahal, tapi harus pintar dalam mencantikan diri"