Cari Di sini !

Showing posts with label Viva Cosmetics. Show all posts
Showing posts with label Viva Cosmetics. Show all posts

Friday, 10 January 2014

Hand & Nail Care | Obrolan dan Review 8 Hand Cream Yang Pernah Kucoba

Assalamualaikum, Hai Semuanya! ^^ Kalau dalam Islam, wanita adalah keindahan yang terbentang dari ujung rambut hingga kakinya. Namun, saat memasuki masa aqil baligh, hanya ada dua perhiasan saja yang boleh terlihat oleh non-mahram, yaitu wajah dan tangan (yang meliputi punggung dan telapaknya). Kalau begitu, sudah sepantasnya keindahan tangan harus dirawat seperti halnya kulit wajah.

Tapi sayangnya, kita seringnya lebih terfokus merawat area kulit yang lain. Jadi, tidak heran kalau kulit tangan sering terlihat kurang terawat dibandingkan wajah dan anggota tubuh lainnya.
Review Hand Cream


Aku pernah lihat perempuan berusia 50 tahunan yang tampak 10 tahun lebih muda. Wajahnya cantik, makeupnya jago, tidak terlihat kerut di wajah maupun di lehernya. Pokoknya tipikal perempuan yang hi-maintenance, deh. Tapi, ada satu yang menarik perhatianku: punggung tangannya. Punggung tangannya yang kering, keriput, dengan skintone yang lebih gelap dari kulit wajah dan lehernya, membuatku percaya kalau perempuan itu memang seusia ibuku :)

Ini sih contoh ekstrimnya :D
Wajah boleh bebas kerut, namun kulit tangan sulit berbohong.
Sumber: drpersky.com
Pengalamanku dan gambar di atas mungkin bisa menjadi sedikit gambaran, kalau kulit area tangan juga harus mendapatkan perawatan seperti kulit lainnya. Apalagi, kulit punggung tangan merupakan salah satu area kulit yang paling cepat proses penuaannya. Selain itu, kutikula kuku kita pun sering mengalami kekeringan, terutama untuk kalian yang memiliki pertumbuhan kutikula kuku yang cepat dan masif.


Jangan Lupa Sunscreen Untuk Tangan Kita 

Terutama buat Muslimah yang berhijab. Tangan adalah area yang paling sering terekspos sinar matahari. Kalau kulit wajah sih, tanpa disuruh pun kita selalu waspada dengan paparan radiasi sinar UV. Kalau kulit tangan? Lebih banyak lupanya, ya kan? Makanya gak usah ngeluh-ngeluh kalau jilbaban tangan jadi belang, hehe.


Jangan Lupa Oleh Hand Cream

Gak harus sedikit-sedikit ngoles, sedikit-sedikit ngoles. Kalau gitu juga ribed. Pakai saja sesuai kebutuhan, misalnya: Kalau sering tinggal di ruangan ber AC atau setelah mencuci tangan. Coba, siapa sih contoh orang yang paling demen cuci tangan? Pertama, ibu rumah tangga, kan IRT sering banget melakukan pekerjaan yang berhubungan dengan air, bahkan dengan detergen yang membuat kulit kering. Kedua, tenaga medis (dan orang yg bekerja di RS). Apakah itu dokter, perawat, bidan, dkk kalau mereka mengikuti standar kesehatan (dan harus mengikuti, dong!), setiap selesai memegang pasien harus mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan cairan antiseptik (sejenis hand-sanitizer gitu). Ketiga, pasien OCD yang phobia-kuman. Pasien tsb bisa membuat kulitnya kering, iritasi bahkan terluka karena terlalu sering mencuci tangan. Oiya, OCD di sini bukan semacam program diet ya, haha. OCD itu singkatan dari obsessive-compulsive disorder. Google sendiri :p

Kalau ngoles krim tangannya gak pakai hand cream khusus boleh gak? Misalnya, pakai body lotion.

Oh, boleh banget. Namanya juga henbodi, hehe. Maksudnya, dulu body lotion sering disebut dengan hand and body lotion, kan? Lha, kok 'hand' doang ya? Emang kaki gak termasuk? Nah, karena dirasa kurang adil, sebutan hand-and body lotion akhirnya mulai dicoret dari istilah perkosmetikan, wekekek. Abaikan.

Cuma, kalau bodylotion itu biasanya kan berat, ukurannya botolnya gede (tapi banyak juga sih yang jual travel-sizenya) dan kebanyakan teksturnya lebih thicky. Tapi, ya suka-suka, lah. Intinya boleh saja pakai bodylotion untuk alternatif handcream.

Kalau aku sendiri punya beberapa standar dalam memilih hand-cream, seperti:
  1. Gak lengket. Awalnya aku juga cuma pakai bodylotion untuk perawatan tangan dan kuku. Tapi, karena rata-rata bodylotion itu lengket, akhirnya aku putuskan untuk mencari yang namanya hand-cream untuk pelembab khusus tanganku. Tapi ternyata gak semua hand-cream itu enak dipake, Sodara!! Banyak juga yang lengket. Lah, kalau begini apa bedanya sama pelembab badan? 
  2. Ukurannya mini. Kalau ada handcream yang ukurannya gede, mending ganti judul aja jadi body butter sekalian XD
  3. Wanginya enak. Tangan seorang ibu itu harus wangi. Meskipun dia ibu rumah tangga. Soalnya seorang anak itu bisa mengalami pengalaman buruk cuma karena bau tangan. Kedengerannya emang lebay sih, tapi  dulu waktu jaman TK, aku pernah phobia cium tangan! Gara-garanya, seorang guruku pas kucium tangannya (salaman), tangannya tercium bau muntah bayi! *wekz. Pernah lagi pengalaman cium tangan teman ibuku, dan baunya gak bisa aku deskripsikan, antara bau balpirik dengan bau tangan yang habis milih-milih sayur di pasar. Pernah juga nyium tangan ibuku yang kebetulan lagi bau minyak urut (ternyata baru ngerik bapakku, haha), langsung mood aku berubah saat itu juga.
  4. Halal/Animal Derivatives-Free
  5. Mengandung UV protector. Ini gak wajib sih, tapi jadi nilai plus tentunya. Kalau untuk perlindungan matahari, biasanya aku pakai sunscreen untuk wajah saja.
  6. Harganya terjangkau dong (teteup). Gak deh beli handcream mahal-mahal kalau bisa nemu yang murah dengan efek yang serupa.

Hand Cream Yang Pernah Kucoba

Di bawah ini adalah handcream yang DULU pernah aku coba, baik beli sendiri, nyoba tester atau coel punya orang lain, hehe.

1. L'Occitane Immortale Brightening Hand Cream SPF 20

Ini nyoba punya nyokap. Buat ukuran handcream, ini kemahalan buatku. Kabar buruknya lagi, ini lengket!! Mungkin emang cocok untuk tangan-tangan yang sudah mengalami aging dan seri Immortale dari L'Occitane ini memang ditujukan untuk mereka yang sudah mengalami/memasuki masa penuaan. Gak heran, kalau SPFnya juga gede, hal ini menunjukan kalau sinar matahari memang memiliki pengaruh besar terhadap cepatnya penuaan di kulit. 

2. L'Occitane Shea Butter Hand Cream



Aku gak ngerti kenapa testimoni orang-orang bagus banget terhadap hand cream yg satu ini?? Ini handcream pertamaku, tapi bukan beli sendiri sih. Awalnya, ini milik ibuku, tapi karena katanya kurang suka dengan baunya, akhirnya dikasih lah ke aku (sebenarnya aku duluan sih yang minta, wekekek). Teskturnya rich and creamy. Pas di oles pun meninggalkan kesan berminyak, terutama di telapak tanganku (ini yang buat aku bingung kenapa testi orang-orang kebanyakan positif). Yah, mungkin lebih cocok untuk orang-orang yang kulitnya sangat kering atau mereka yang hidup di iklim dingin. Akhirnya, hand cream ini gak pernah kupakai lagi.

3. The Body Shop Wild Rose Hand Cream SPF 20 (for Mature Skin)


Aku cuma cobain testernya aja. Aroma mawarnya kurang enak, kayak bau obat-obatan, aneh lah pokoknya. Itulah yang membuat aku untuk tidak membelinya, padahal udah plus SPF 20. Untuk teksturnya, terasa lebih rich dari seri Almond yang saat ini kupakai. Hand Cream Wild Roses ini cocok untuk mereka yang sudah/akan memasuki 'aging'.

4.  The Body Shop Moroccan Rose Hand & Nail Cream



Salah satu handcream terbaik yang pernah ku coba. Aku pakai sampai habis, sayangnya varian Moroccan Rose memang sudah tidak dijual lagi. Yang paling kusuka adalah aromanya yang super enak, selain itu handcream ini mudah meresap dan tidak lengket. Dan ini satu-satunya kemasan handcream yang paling kusuka di antara handcream yang pernah kucoba: travel friendly, kemasannya tidak mudah rusak, dan tutup flip-flop pada tubenya.

5. Etude House 'I Can Fly' Hand Cream (Cherry)

Bentuknya sih emang unyu, bagus buat jadi pajangan di meja rias (emak-emak?). Tapi, kurang travel friendly, efek melembabkannya biasa saja and lil bit sticky. Akhirnya gak pernah ku pakai lagi, cuma jadi pajangan sampai akhirnya adikku nodong-nodong minta dikasih, haha. Baiklah dik, ini lebih cocok buatmu... :)

6. Viva Cosmetics Hand and Nail Cream


Ini hand-nail cream lokal yang super murah, kayaknya gak nyampe 10 ribuan. Gak lengket, sangat mudah meresap, ukurannya kecil dan bisa masuk pouch makeupku tanpa makan tempat. Tapi untuk orang yang tangannya sangat kering, sepertinya ini kurang direkomendasikan. Kalau untuk pencegahan, ini bisa jadi alternatif. Sayangnya krim ini hilang gak tahu kemana, sampai lupa mau repurchase lagi.


Handcream Yang Kupakai Sekarang

Favoritku pertama adalah Oriflame Silk White Glow Hand Cream
Kelebihan: Wanginya enak banget dan tahan lama, testurnya ringan, mudah meresap (matte finish), harganya terjangkau, dan travel friendly. Mengandung ekstrak mulberry dan cherry blossom (bunga sakura??)  yang katanya sih bisa merawat kulit tangan yang menghitam akibat sinar matahari. Kekurangannya: Apa ya? Mungkin harus pesan dari MLM jadi agak susah kalau mau beli lagi (belum lagi kalau produknya ternyata sudah discontinue).

Handcream yg sedang kupakai sekarang :)

Favorit kedua adalah The Body Shop Almond Hand and Nail Cream

Kelebihannya: Aromanya enak (aku suka banget aroma almond!! ><), kelembabannya tahan lama (meski setelah mencuci tangan), melembutkan kutikula kuku, dan harganya terjangkau. Kekurangan: Meninggalkan kesan berminyak untuk sementara waktu. Dan kemasannya yang terbuat dari alumunium. Jadi, kalau sekali dipencet, kemasannya gak akan balik lagi seperti semula, gak travel friendly, karena kemasannya akan mudah rusak/bocor, khawatir isinya bisa keluar kemana-mana.

Kekurangan keduanya adalah, krim tangan tersebut tidak mengandung SPF.


Apakah Produk Di Atas Halal?

L'Occitane, The Body Shop, dan Oriflame klaimnya cocok untuk Vegetarian, dalam artian tidak mengandung bahan turunan hewan yang diragukan kehalalannya. Untuk Viva Cosmetic sampai saat ini masih mengantongi sertifikasi halal dari MUI. Sedangkan Etude House tidak diketahui, meski banyak produknya mengusung produk yang tidak mengandung unsur hewani.

Sekian dulu obrolan hand-cream malam ini. Semoga informasi dan reviewnya membantu, ya.

Wassalam :D

Monday, 1 July 2013

Halal Info | Informasi Lengkap Kosmetik Halal MUI Mei-Juni 2013 (Mustika Ratu, Red-A, Rivera, Freya, etc)

JURNAL HALAL LPPOM MUI MEI-JUNI 2013
Assalamualaikum, Qonitas! ^^
Sebenarnya telat banget ya bikinnya, soalnya Jurnal Halal LPPOM edisi Juli udah mau terbit. Gara-garanya dapet jurnal ini pun telat (aku yg telat beli, gak langganan langsung soalnya). Ditambah lagi, baru sempet baca kemarin, hehe.

Aku seneng baca Jurnal Halal edisi Mei-Juni soalnya membahas tentang kehalalan KOPI dan banyak informasi PERINCIAN produk kosmetik halal yang baru terbit sertifikatnya. Salah satunya tentang kehalalan Mustika Ratu (MR) yang pernah aku post beberapa waktu lalu. Tapi, di postingan tersebut kan aku emang belum dapet perincian produk-produk MR apa aja yang udah dapet SH, karena aku dapat infonya cuma dari majalah PARAS edisi Juni.

Nah, sekarang aku infokan semua, ya. 


SERTIFIKASI HALAL MUI PUSAT

1. MUSTIKA RATU
(sebelumnya pernah aku posting di sini)

Sumber: blogku
Kelompok produk MR yang insya Allah udah halal:
  • Semua Produk Jamu
  • Mustika Ratu Skincare
  • Mustika Ratu Make-up
  • Moor's Professional Make-up
  • Taman Sari Royal Heritage
  • Mustika Putri
  • Biocell
Biocell dan Mustika Putri udah halal juga
klik gambar untuk perbesar
Yup, tambahan dari postingan kehalalan MR sebelumnya, ternyata Alhamdulillah Mustika Putri dan Biocell masuk ke dalam kategori produk MR yang udah ber-SH.

Aku seneng banget Biocell udah dapet SH, soalnya aku pengguna skincare Biocell Sunflower (night gel, day gel dan eye gel). Awalnya, sempet ragu juga buat pake, soalnya mengandung beberapa bahan2 yang syubhat seperti Hyluronic Acid (pernah ku posting di sini).

Emang sih, yang ada di edisi bulan ini hanya Biocell Makeup saja, kalau untuk line skincarenya belum ada dalam daftar di atas. Tapi, aku yakin bakalan ada. Karena biasanya, satu merek sudah terdaftar halal, pasti semua produk yang ada dalam line kosmetik itu halal juga. Pertanyaannya, kenapa di daftarnya gak ada? Emang biasanya begitu, nyusul-nyusulan. Kaya dulu misalnya, di salah satu edisi Jurnal Halal aku pernah baca cuma ada produk makeup Sariayu saja dalam daftar belanja, skincarenya belum ada. Ternyata, dua edisi berikutnya baru lah muncul semua line skincare Sariayu yang terdaftar halal. Gitu, lho.

Nah, kalau gitu, tunggu aja daftar kehalalan Skincare dari Biocell di Jurnal Halal edisi mendatang. OK.

2. FREYA

Sumber
Freya
Klik gambar untuk perbesar
Eumm, pasti banyak yang belum tahu nama kosmetik ini? Aku juga baru tahu akhir-akhir ini sih, hehe. Singkatnya Freya ini satu grup sama Purbasari (merek lokal yang udah lebih dulu dapet SH). Aku juga kurang tahu persis seperti apa kualitas dan ragam produknya. Ditambah, kalau aku rada susah dapetinnya. Kalau pun mau cari harus ke toko-toko kosmetik di ITC atau yang paling gampang order di LAZADA (tapi masih sedikit pilihannya).

3. RIVERA


sumber
Rivera
klik gambar untuk perbesar


Nah, untuk merek Rivera mungkin pecinta produk kosmetik lokal udah lebih familiar mendengar namanya. Dan udah lumayan banyak juga Beauty Blogger yang review produk-produk mereka (bisa check di blog Racun Warna Warni atau blognya Putri). Aku sendiri belum pernah coba, namun kepengen juga nyoba beberapa produknya.


4. THERASKIN
 
sumber


Theraskin
klik gambar untuk perbesar
Merek ini aku udah tahu dari lama, tapi lagi-lagi belum pernah nyoba. Yang skincare addict, terutama yang wajahnya bermasalah dengan kusam dan keriput halus pasti pernah dengar merek ini, karena terkenal dengan home chemical peeling dengan AHA Glycolic Acid yang mencapai 70% sodaras!

Masalahnya, Theraskin ini masuk kategori kosmetik bebas lho alias bukan kategori obat atau kosmetik yang harus didapatkan lewat resep dokter. Dan setahuku, peraturan AHA dalam kosmetik itu dibagi 2. Pertama, AHA 1-10% bisa dijual bebas, sedangkan di atasnya hingga 70% hanya boleh didapatkan lewat penanganan seorang ahli, misalnya dokter Sp.KK. Pertanyaannya, apakah Theraskin memang menyalahi aturan perdagangan obat dan kosmetik di Indonesia? Entahlah, mungkin ada perkembangan regulasi kosmetik terbaru?? Pe-er buat MUI juga untuk selektif memberi label halal. Sebab halal itu tidak hanya bebas unsur babi dan alkohol khamr, melainkan tidak membahayakan/memiliki madharat yg lebih besar. ... -___-" FYI, GA 70% itu sangat asam bagi kulit! Ceroboh dalam menggunakannya, kulit malah bisa terbakar. Waspadalah!

Nah, yang 4 merek tadi adalah kosmetik yang baru mendapatkan SH. Ada juga informasi kosmetik yang sudah DIPERPANJANG SH-nya

Produk kosmetik  yang diperbaharui SH-nya (MUI Pusat)
klik gambar untuk perbesar
  1. PURBASARI
    Terkenal dengan lulurnya. Dan aku emang suka banget sama lulur dari Purbasari. Sekarang ini pake Purbasari Body Scrub yang seri Spa Aromatherapy. Selain Purbasari (skincare & bodycare), produk Purbasari lain seperti KANNA (footcare) dan NEWCELL juga sudah berSH..
  2. SARIAYU dan CARING COLOURS
    Nah ini gak usah diceritain lagi :P
  3. WARDAH
    Wah, apalagi ini.
  4. ZAHRA
    Merek ini se-grup sama Wardah, tapi gak tahu deh keberadaannya gimana. 
  5. CAMILLA COSMETICS
    Kepengen nyoba produknya,  tapi belinya harus lewat seller khusus gitu, semacam MLM.
  6. VITALIS
    Hmm, buat lulur ini jagoan aku pertama kali. Cuma karena lebih suka sama wanginya Purbasari Spa, akhirnya sampai sekarang pakai Purbasari, deh.  Selain lulur, ada juga Body Scent (aku pakai yg biru, aroma musk), Body lotion dan deodorant.
  7. SUMBER AYU
    Ini merek lulur gitu, sering lihat di karfur. Tapi karena pekejingnya kurang menarik, aku gak tertarik juga buat beli, hehe.
  8. ENCHANTEUR
    Ini produk Malaysia yang udah lama beredar di Indonesia. Wanginya enak-enak deh, ala-ala jaman Victoria gitu (emang pernah hidup jaman itu?? ><) Sebagian mungkin ada yang bilang kalau wanginya kuno, wangi nenek2 kita, haha. Tapi emang itu ciri khasnya. Sekarang Enchanteur udah menjelma dengan kemasan barunya. Sayang, aku lebih demen kemasan lamanya yang lebih terlihat 'old fashion'.
  9. IZZI
    Jadi inget jaman SMA... Dulu pake ini soalnya, hahahaha...

SERTIFIKASI HALAL MUI REGIONAL (JATIM)

Nah, tadi itu produk kosmetik yang mendapatkan SH langsung dari MUI Pusat, nah kalau yang dibawah ini dari MUI regional Jawa Timur. Yok simak.

1.VIVA COSMETICS

Sumber

Nah, ini sih udah pernah kubahas lengkap di postingan tersendiri. Tapi waktu itu aku dapet infonya dari akun Facebook nya Viva, bukan dari Jurnal ini.

2 RED-A

Sumber

Red-A ini brand kosmetik lokal yang satu produsen dengan Viva (PT. VITAPHARM). Ini sejenis kosmetik Viva-nya remaja, soalnya market nya emang usia-usia abg gitu.

Viva, Viva Queen dan Red-A
klik gambar untuk perbesar
Nah, udah cuma dua itu aja yang baru dari MUI Jatim. Adapun produk kosmetik yang udah diperpanjang SH nya:
  1. INEZ
  2. La Tulipe
  3. LT PRO
Produk Kosmetik yang sudah diperbaharui (MUI Jatim)
klik gambar untuk perbesar

Sip, selesai sudah rangkuman produk kosmetik halal MUI terbaru versi Jurnal Halal LPPOM edis Mei-Juni. Alhamdulillah, udah banyak bangetttt kan yang halal?? ^^ Semoga informasi ini membantu yaaa.... :D

Wassalam
Love, Momzhak

Wednesday, 5 June 2013

Halal Info | Viva Cosmetics Sudah Bersertifikat Halal (Telat Tahunya ^^)

Assalamualaikum, Qonitas!
Alhamdulillah, ternyata Viva Cosmetics (PT. Vitapharm) pun sudah medapatkan sertifikasi halal. Sertifikasi halal ini disahkan oleh MUI regional Jawa Timur.

Kok gak MUI pusat aja sih seperti yang lainnya?

Gak apa-apa juga kok kalau dari MUI regional, La Tullipe aja dapet sertifikasi halalnya dari MUI Jatim juga. Ini mempermudah produk-produk yang memang diproduksi di daerah (bukan di Jakarta.) untuk mendapatkan SH.


sumber

Tapi, telat deh aku tahunya ^^, soalnya Viva dapet SH-nya udah sejak akhir tahun lalu. Awalnya, ada reader yang nanya di kolom komentar postingan merek-merek kosmetik halal, katanya Viva cosmetics udah halal atau belum, trus aku jawab ya belum (karena setahuku begitu dulu). Kemudian ada reader lain yang memberi informasi, kalau dia lihat di iklan Viva cosmetics udah punya label halal. Yowes, akhirnya aku cari deh infonya. Eh, ternyata betul! Aku tahunya dari Fanpage Facebooknya Viva. Thanks ya untuk readers cantik yang udah ngasih informasi. :D :D

Nah, semoga info ini bermanfaat, ya.
Wassalam
Love, BCQ

Baca juga :

About

Website ini mengenai review tentang produk Kosmetik. "menjadi cantik tak perlu mahal, tapi harus pintar dalam mencantikan diri"