Cari Di sini !

Thursday, 11 April 2013

Make Up | Wardah Eyeshadow (Shade N) Review



Salaaam, Qonitas! ^^

Aku termasuk sangat amat jarang pakai eyeshadow. Super jarang. Dipake untuk very special occassion aja (merit, wisuda, kondangan,)  atau cuma sekedar iseng, misal saat ingin review produk seperti ini. Kenapa jarang? Ya karena emang gak ada alasan juga untuk pake eyeshadow setiap hari. Beda sama bedak, aku emang harus pake itu setiap hari, karena kalau gak pake kulitku gampang berminyak.

Beli pun karena cuma laper mata, seperti Wardah Eyeshadow N dengan warna biru terang semacam ini (padahal, aku cuma cocok pake eyeshadow warna natural aja, haha). Setiap beli eyeshadow apapun gak pernah habis, ujung2nya dihibahin atau mendarat di tong sampah kalau ternyata udah expired T__T 

Sekarang aku mau review salah satu perona mata keluaran Wardah. Yang kureview adalah Shade N yang terdiri dari warna biru, abu dan putih.

Yuk, mari lanjut dibaca :)

REVIEW WARDAH EYESHADOW N


KEMASAN
Nothing special. Ukurannya kecil, terbuat dari plastik tapi punya engsel yang kokoh (gak cepet loose). Kalau dibuka, di dalamnya ada kaca ukuran sangat amat kecil yang bagi aku itu useless...(kesannya cuma formalitas aja), tapi kaca tersebut bermanfaat untuk keperluan touch-up buat mereka yang use eyeshadow everyday-everytime.

Ada spongenya juga, lumayan empuk dan padat (gak terbuat dari busa kopong yang biasanya gampang copot).

WARNA & PIGMENTASI.
Terdiri dari warna biru, abu-abu dan putih pearl. Semuanya bershimmer, yang disayangkan shimmernya itu kurang halus... Pigmentasi sangat biasa, gak ada yang istimewa sama sekali. Tanpa primer, warnanya akan sangat sulit keluar dan sulit menempel dengan baik.

Oiya, warna-warna ini cocok untuk mereka yang berkulit putih dengan cool undertone. Untuk mereka yang kulitnya juga fair tapi berwarna kekuningan (kuning langsat), warna2 seperti ini kurang stunning di kulit kalian karena undertone si kuning langsat biasanya hangat. 

TEKSTUR
Ini yang paling gak ku suka. SANGAT POWDERY! So, serbuknya akan sangat banyak berjatuhan di mana-mana. Gak cuma di pan-nya, saat diaplikasikan di mata serbuknya akan berjatuhan ke wajah. Parahnya, waktu aku coba ini, serbuknya sampai betul-betul masuk ke dalam mata, gak enak banget.

Masih, masalah tekstur. Eyeshadow ini sepertinya kurang buildable, rada susah pas blending. Satu lagi, it's creasing. Apa itu creasing? Creasing itu terlihat seperti garis (biasanya segaris sama lipatan kelopak mata), terbentuk akibat tumpukan eyeshadow yang sudah dipakai lama, creasing sering terjadi pada mereka yang lids-nya oily atau gak pakai eye-base sebelumnya. Kalau eyeshadow kita udah creasing, warnanya udah gak karu-karuan dan udah gak merata lagi lapisannya (ada yang terwarnai ada juga yang botak, hehe)

STAYING POWER
Sory ya, Wardah...daku harus bilang staying power di kelopak mataku ini really so bad. Meski sudah menggunakan eye base sebelumnya. Mungkin tidak di kelopak mata teman2 yang lain. Warna Eyeshadow ini emang bagus, tapi awal-awal aja.

HOW TO USE
Pakai eyeshadow itu banyak banget macemnya (meskipun ada teknik dasarnya juga). Suka-suka kita dan kalau bisa emang disesuaikan sama bentuk mata. Kalau udah expert mungkin dengan eyeshadow saja bisa menutupi kekurangan yang ada pada mata dan menonjolkan kelebihannya.

Untuk Wardah yang ini, aku pakai warna Abu sebagai base (whole lids), warna biru untuk half waterline dan putih untuk half waterline + Inner V + highliter browbone. Lengkapnya, lanjut baca aja ya.. ^^

SWATCHES


Dengan Primer

KESIMPULAN
Sayangnya, aku cuma suka warnanya aja. Selebihnya aku gak puas. Tapi review di atas itu adalah penilaianku ya, penilaian orang lain yang sama-sama memakai ini bisa jadi berbeda sama aku.Sori ya Wardah, kamu memang salah satu brand halal kesukaan ku, banyak produk yang aku suka dari kamu., tapi buat eyeshadownya enggak lagi deh.
Score: ❤❤❤❤❤


Wassalam. Love, Momzhak

Wednesday, 10 April 2013

Make Up | Pink Lipstick to Boost My Mood ( Feat. Lipstik Sariayu Karimunjawa 02)




Assalamualaikum, Readers... ^^

Sebenarnya, buat masalah lipstik dan kawan-kawannya, aku gak pernah jauh-jauh dari warna: peach, orange-nude, terracotta, coral dan brown, pokoknya semua warna2 yang cenderung 'warm' atau kelompok 'earth color'. Sebaliknya, aku menjauhi warna-warna cool seperti pink, red, fuschia, apalagi ungu terong, khehehe.

Tapi kalau mood lagi gak bisa diajak damai, kadang-kadang emang harus diboost dengan sesuatu yang gak biasa aku lakukan, salah satunya pilih lipstik dengan warna yang gak biasa aku pakai. Misalnya, kemaren aku pake warna pink... :D Lumayan, dengan ganti warna lipstik, mengurangi frekuensi mood swing hari itu, hahaha.

sometimes up, sometimes down...

terutama kalau mau dapet...

Btw, aku sebagai cewek aja kadang heran dengan mood seorang cewek. Cewek rata-rata emang moodnya fluktuatif sekalee, apalagi kalo udah mau deket period, ya gak?? Kadang mood bagus tapi cepet juga down-nya.. Tapi kalau udah down, gampang lagi buat up nya dengan sesuatu yang remeh temeh, ya misalnya ganti warna lipen, ganti warna blushon dll. Ya, mungkin itu jawaban kenapa cewek kadang gak akan bisa puas dengan satu warna make-up aja, ya gak sih? :p

Trus, kemaren itu emang gak biasanya aku pake warna pink. Pas suamiku lihat dia bilang,"Kok mukanya cerahan sih. Seger deh liatnya, ganti skincare ya?" <--- camkan, rata2 cowok itu gak ngeh sama perubahan adonan make-up yang dipake cewek, hahaha (bahkan kadang gak nyadar kalau cewek itu dandan! Taunya cuma: oh cewek itu cantik, yang ini enggak begitu, dll). Beda sama cewek, yang biasanya detail memperhatikan penampilan sesama cewek, bahkan mungkin bakalan nyeletuk gini:

,"Ganti warna lipstick ya?" 

"Bedak ketebelan tuuh..."

"Kayaknya alisnya item sebelah deh..."


"itu shading apa cemong?"


khehehe, itu komen apa sirik ya? *lupakan.

Oke, back to pink lipstick. Jadi lipstick yang kupakai di foto itu adalah Sariayu Karimun Jawa 02. Warnanya sebenarnya gak pink banget. Tapi sedikit reddish dengan hint brown sedikit. Untuk lebih jelasnya, mari simak review singkat mengenai lisptik Sariayu terbaru yang kupakai kemarin...  ^^


REVIEW LIPSTIK SARIAYU KARIMUNJAWA 02

Unboxing
KEMASAN
Seperti biasa, ya. Produk Sariayu selalu dibalut oleh corak yang sangat Indonesia sekali. Tapi sayang banget deh, masalah kemasan dari dulu jadi masalah buat produk ini, kenapa sih harus bisa dikeletek plastiknya? Kan lebih lucu kalau coraknya diprint aja di atas kemasannya, ya gak? Waktu aku awal beli lipstik Sariayu, aku kan gak tahu kalau coraknya itu cuma dari plastik pembungkus, akhirnya waktu mau kubuka ya gak sengaja aku keletek semua, jadinya telanjang deh, hehe. 

FITUR
Seperti biasa, masih menghadirkan 'Moistpome' sebagai fitur utama produk lipstiknya. Konon ekstrak buah pomegranate mampu menutrisi kulit dan bermaanfaat sebagai antioksidan. Oiya, bau lipstik ini pun seperti aroma buah pome lho ^^

WARNA & PIGMENTASI
Seperti yang aku ceritakan tadi. Warna dasar lipstick ini adalah PINK dengan nuansa warna merah dan sedikit hint warna kecoklatan. Trus, ada sedikit shimmer halus di lipstik ini. Walaupun warna pink, tapi ini cocok kok untuk mereka dengan tone kulit yang warm (kuning langsat sampai sawomatang). Pigmented? Sangat!

TEKSTUR
Secara tekstur, lipstik sariayu jauh lebih baik dari Duo Lip Function (DLF) nya. Ini lebih creamy dan lebih gampang disweep. Dan gak drying sama sekali di bibirku.

FINISHING
Satin Finish.

STAYING POWER
Biasa saja dan meninggalkan stain di bibir. Jadi, meski udah terhapus oleh makan minum, warnanya gak betul-betul hilang. Warna kemerahan ada sedikit di bibir, tapi malah jadi bagus jadi kaya merah alami gitu, hehe.

HOW TO USE
Meski warnanya cocok buat mereka yang yellow undertone macam aku ini, tapi aku sendiri pake ini gak bisa lebay, cukup sekali-duakali oles trus dibaur deh pake jari. Jadi, hasilnya pink natural sekali seperti di foto yang pertama. Aku emang pada dasarnya mengutamakan natural make-up, gak mau terlalu too much dan outstanding, jadi begitulah cara pakaiku. Tapi, kalau mau merah sekali, bisa banget pake lipstik ini! Cocok buat acara-acara malam hari.

PICS
Sosok lipsttik yang belum dipakai. Lihat deh, di ujung lipstik ini ada emboss yang lucu, mirip fleur de lis yak tapi versi batik, haha. Ah, tapi sayang... pas dioles2 langsung ilang XD

3x sweep

Ninggalin stain, seperti biasa... 

Kesimpulan: Aku cukup suka warnanya, salah satu alasan aku beli ini.
Score: ❤❤❤❤❤

Sekian review dariku, semoga bermanfaat... ^^
See u next posts! Wassalam...

Monday, 1 April 2013

Make Up | Mengenal Macam Bulu Kuas Make Up (Bulu Sintetik VS Bulu Hewan)

Assalamualaikum! ^^

Untuk kalian yang concern dengan kosmetik halal, ada hal lain yang harus diperhatikan kehalalannya selain  make-up dan skincare yang dioleskan di kulit, yaitu kuas make-up atau make-up BRUSHES!

Mengapa?

Karena sangat amat banyak brush yang dijual di luar sana masih menggunakan bulu binatang! Bulu binatang yang digunakan bisa berasal dari tupai, marmut, kambing, kuda, babi dll. Dan bulu binatang masih sangat disukai sebagai brush bristle karena harga yang relatif murah dan memberikan hasil make-up yang sempurna. Meskipun, bulu sintetik sekarang banyak yang berkualitas sangat baik.
 
Sebagai pengetahuan, ada 2 jenis bristle yang digunakan pada brush. Oiya, bristle adalah istilah 'bulu' untuk kuas. 

1. Syntethic Bristle. 
Atau disebut juga bulu sintetik, dan pastinya bukan terbuat dari bulu binatang. Karakteristiknya adalah:
  • Biasanya terbuat dari nylon (pada umumnya) dan taklon (contohnya: Ecotools)
  • Penampakan mengkilat
  • Warnanya bisa beraneka
  • Perawatannya mudah karena tidak menyerap pigmen dan air.
  • Penggunaannya lebih cocok untuk aplikasi make-up cair seperti foundation karena tidak menyerap banyak cairan
  • Relatif lebih lembut  Tapi semakin lembut semakin mahal.

2. Natural Bristle
Terbuat dari bulu binatang. Bisa terbuat dari tupai, marmut, kuda, kambing dan babi. Untuk bulu babi, biasanya untuk sikat alis atau mascara brush. Ciri dari natural bristle, yaitu:
  • Penampakannya tidak mengkilap, lebih redup.
  • Warnanya biasanya natural cokelat, abu, putih atau hitam
  • Mudah menyerap pigmen, sehingga perwatannya sulit.
  • Penggunaannya cocok untuk aplikasi make-up yang berbentuk powder seperti bedak, blusher, eyeshadow, 
  • Tersedia dari yang paling kasar sampai sangat lembut sekali.
  • Lebih disukai oleh para profesional karena bisa memberikan hasil eye-make up yang baik.
  • Lebih murah


Ada beberapa pilihan brush dengan kulitas terbaik tapi animal fur free. Silahkan dipilih.... ^^

THE BODY SHOP BRUSHES

Koleksinya memang gak banyak. Tetapi, semuanya animal fur free. Dan meskipun TBS sudah menjadi anak perusahaan dari L'oreal (yang menguji produknya pada hewan dan mengandung bahan mentah dari binatang juga), TBS masih menjadi ikon kosmetik yang animal cruelty free, jadi bebas uji produk pada hewan, ingredientnya pun animal free, cocok buat yang menginginkan produk make up yang halal ataupun mereka yang vegetarian/vegan.
Terbuat dari bahan sintetik terbaik dan terasa sangat lembut. Aku pakai beberapa brush dari TBS, memang sangat lembut dan bagus aplikasinya.

ECOTOOLS BRUSHES

source

Merek ini cukup terkenal juga di sini, meskipun hanya bisa dibeli secara online. Dari namanya saja, eco-, udah cukup menunjukkan kalau brush ini memang pro kepada sesuatu yang natural, ramah lingkungan dan animal-free.
Brushnya terbuat dari bahan yang disebut taklon (sejenis polyester) yang kualitasnya bisa lebih baik dari nylon biasa.


EYE LIPS FACE (ELF) BRUSHES

source

ELF merupakan kosmetik yang terdaftar sebagai Animal Cruelty Free Cosmetics versi PETA. ELF ini harganya sangat terjangkau dan kulitas brushnya pun lumayan bagus. Koleksi brushnya sangat lengkap, dari  A sampai Z semua tersedia! Dan cocok buat yang baru belajar make-up.


STILA BRUSH



SLEEK BRUSH





NYX BRUSHES
source

********

Itu saja yang aku ingat beberapa brush yang menggunakan synthetic bristle untuk bulunya. Lain kali akan ku-update jika ada kuas make-up sintetik berkualitas baik lainnya (Dan memang sebenarnya banyak, kok!)

Sebenarnya, ada keuntungan lain menggunakan brush berbahan sintetik, yaitu hypoallergenic. Karena untuk mereka yang kulitnya sensitif, menggunakan brush dari bulu binatang bisa mencetuskan alergi. 

Aku sendiri punya beberapa brush yang terbuat dari campuran bulu binatang, contohnya merek Masami Shouko. Aku suka produk dari Masami Shouko, sampai traincase make-up ku pun merek Masami Shouko karena design nya lucu dan unik. Untuk brushnya dulu sering aku beli karena harganya murah. Tapi setelah aku cek di websitenya Masami, brushnya ada yang terbuat dari natural bristle, synthetic bristle dan campuran keduanya. Yang aku punya kebanyakan dari natural bristle, kecuali foundation brush #302. Akhirnya brush Masami milikku yang masih terbuat dari bulu hewan tidak ku pakai lagi. Lain kali kalau mau beli brush Masami, akan ku cek dulu dari sintetik atau bukan.

Tips dariku dalam membeli brush bebas hewan:
  1. Pahami ciri-ciri brush sintetik dan non sintetik
  2. Belilah brush yang ada keterangan produk di kemasannya
  3. Beli Brush yang memiliki website tentang penjelasan produknya
  4. Sebaiknya jangan beli brush2  yang kemasannya menggunakan bahasa yang tidak kita mengerti atau brush yang kemasannya cuma plastik aja, gak ada keterangannya.

Wassalam

Love, Momzhak

Baca juga :

About

Website ini mengenai review tentang produk Kosmetik. "menjadi cantik tak perlu mahal, tapi harus pintar dalam mencantikan diri"